KabarBaik.co, Bojonegoro – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Senin (1/6) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal diketahui berinisial SP, 51, warga Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-4364-DX dan berboncengan dengan seorang perempuan berinisial SP, 52, warga Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Septian, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga hendak berbelok ke kanan untuk masuk ke area SPBU dengan mengambil lajur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju truk bernomor polisi K-9613-GP yang dikemudikan AS, 29, warga Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang membawa muatan buah. Diduga kuat sang sopir kurang konsentrasi sehingga tidak mengetahui jika terdapat kendaraan di depannya yang akan memotong jalur.
“Sepeda motor yang dikendarai korban hendak berbelok ke kanan menuju SPBU. Namun dari arah belakang melaju sebuah truk. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar Ipda Septian.
Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara pembonceng mengalami luka-luka serius dan langsung dievakuasi ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi truk dan seorang penumpangnya berinisial WNA, 26, warga Kabupaten Blora, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka.
Septian menambahkan, petugas Satlantas Polres Bojonegoro telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan situasi lalu lintas sebelum berbelok atau berpindah jalur, sehingga kecelakaan serupa dapat dihindari,” pungkasnya.(*)






