KabarBaik.co, Surabaya – Isak tangis memecah kesunyian dini hari saat ambulans datang membawa lima peti jenazah korban kecelakaan mobil Honda CR-V di Ruas Tol Malang-Pandaan KM 72. Jenazah tiba di rumah duka Jalan Nyamplungan Kuburan, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (16/7).
Kelima peti jenazah diangkat secara bergotong royong oleh para pelayat menyusuri gang permukiman, menuju serambi musala wakaf yang berdekatan dengan kediaman duka. Ratusan orang yang terdiri dari kerabat, tetangga, hingga sahabat yang datang dari luar Kota Surabaya tampak hadir untuk melaksanakan salat jenazah bersama-sama.
Setelah prosesi selesai, dua jenazah yaitu Hanifah, 39, dan putrinya yang masih balita berinisial Wahyuni Putri Permata, 2, dibawa menuju kampung halaman di Kelurahan Tambin, Tragah, Bangkalan untuk dimakamkan.
Ketua RT 07 RW 15 Ampel, Achmad Zaini, 25, menjelaskan pemakaman kedua korban di Madura atas permintaan keluarga besar.
“Setelah tahlil karena kedua jenazah itu diminta sama pihak keluarga yang dari Madura. Nah, untuk saat ini memang tinggal tiga jenazah yang di sini menunggu pemakaman,” ujarnya.
Sementara itu, isak tangis kembali pecah saat melepas keberangkatan tiga jenazah lainnya menuju Tempat Pemakaman Islam (TPI) Karang Tembok, Semampir. Ketiganya adalah M. Ishak, 37, selaku sopir mobil, istrinya Mufarohah, serta Hindun, 38, yang merupakan kakak kandung Ishak.
Keluarga besar korban dikenal sebagai warga Kampung Sukodono yang sangat baik hati dan ringan tangan. Almarhum Ishak pun dikenal aktif dalam organisasi Karang Taruna dan selalu siap membantu sesama.
“Keluarga korban dalam kesehariannya dikenal sebagai orang baik. Apalagi almarhum Ishak dikenal aktif di Karang Taruna dan suka membantu tetangga yang membutuhkan,” ujar sahabat korban, Haji Khusaeri.
Sepupu korban, Kautsar Ramadhani, 35, menyampaikan doa tulus untuk almarhum dan almarhumah.
“Harapannya semoga para jenazah itu diterima amal baiknya, diterima segala amalnya, diampuni segala dosa-dosanya. Soalnya saya saksi orang mereka itu orang baik,” ucapnya dengan nada bergetar.
Kronologi Tragedi
Kecelakaan maut ini terjadi pada Rabu malam di Ruas Tol Malang-Pandaan, Pasuruan. Mobil Honda CR-V yang ditumpangi keluarga ini diketahui menghantam keras bagian belakang truk yang sedang berhenti di lajur jalan. Benturan yang sangat dahsyat membuat mobil tersebut ringsek parah.
Peristiwa ini menelan total sembilan korban, lima di antaranya meninggal dunia. Sebelumnya, jenazah sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong. Sementara empat korban lainnya mengalami luka-luka dan kini dirawat intensif di RSUD Bangil serta RS Mitra Sehat Medika Pandaan.
Korban meninggal:
- Ishaq, 37, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Hindun, 39, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Hanifah, 38, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Muffarroha, warga Bulak Rukem Gang 1, Surabaya
- Wahyuni Putri Permata, 2, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
Korban luka:
- Qoriatul Jannah, 8, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Umrotul Hasanah, 19, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Wahyuni Putri Cahaya, 2, warga Sukodono Gang 5, Surabaya
- Zahra, 12, warga Sukodono Gang 4, Surabaya






