KabarBaik.co Ngantuk – Bursa calon Ketua DPC PKB Nganjuk kian menghangat menjelang Musyawarah Cabang. Salah satu nama yang santer disebut, Burhanudin El Arif, dengan lugas menyatakan kesiapannya jika amanah tersebut jatuh padanya.
“Lah aku sebagai kader, siap,” tegas Burhanudin El Arif, saat berbincang dengan Kabar baik co di salah satu warkop di Nganjuk, Kamis (2/4) siang.
Kesiapan tersebut bukan tanpa alasan. Burhanudin dikenal aktif sebagai instruktur kaderisasi PKB, yang sejalan dengan semangat Ketua Umum PKB untuk menjadikan partai sebagai partai kader dan partai gagasan. Ia bahkan pernah ditugaskan untuk melakukan kaderisasi di Madiun, Trenggalek, dan Kediri.
“Ya sesuai semangatnya Ketua Umum. Kita ini kan partai kader. Hari ini juga menggalakkan kaderisasi. Aku kebetulan kan juga salah satu instruktur di kaderisasi itu. Pernah ditugaskan di Madiun, di Trenggalek, di Kediri buat kaderisasi itu. Memang PKB ini arahnya Ketua Umum itu kan jadi partai kader, sekaligus partai gagasan,” jelasnya.
Menyoroti kondisi DPC PKB Nganjuk saat ini, Burhanudin secara blak-blakan menyebut adanya kekurangan dalam hal konsolidasi. Menurutnya, hal tersebut sedikit banyak berpengaruh pada kinerja partai.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa evaluasi internal menjadi fokus penting bagi PKB Nganjuk. Burhanudin juga memahami mekanisme Muscab, di mana PAC berhak mengusulkan nama baru, namun keputusan akhir tetap menjadi hak prerogatif DPP.
“Muscab itu PAC tidak memilih, di forum muscab PAC boleh mengusulkan nama baru. Namun hak prerogatif ada di di DPP,” pungkasnya. (*)






