KabarBaik.co, Blitar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Blitar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X. Agenda tersebut sebagai bagian dari konsolidasi organisasi dan penataan kepengurusan partai.
Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi, menegaskan tidak akan kembali maju dalam kepengurusan periode berikutnya. Ia ingin memberikan ruang bagi kader lain untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.
“Saya berharap kepemimpinan ke depan bisa dipegang kader yang punya kapasitas dan komitmen untuk membesarkan partai,” ujar Agus, Minggu (19/4).
Agus menyampaikan harapannya agar Nuhan Eko Wahyudi dapat dipercaya memimpin DPC PPP Kota Blitar ke depan. “Mudah-mudahan beliau mendapat kepercayaan dan rekomendasi dari DPW maupun DPP,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Muchit Efendi, mengapresiasi capaian PPP Kota Blitar pada pemilu sebelumnya. “Capaian PPP Kota Blitar ini cukup baik dan bisa menjadi barometer bagi daerah lain,” kata Muchit.
Namun, Muscab kali ini belum menetapkan ketua baru. Sesuai mekanisme organisasi, forum hanya memilih tim formatur yang bertugas menyusun kepengurusan. “Tahapan ini memang sesuai aturan, jadi belum langsung memilih ketua,” jelas Muchit.
Tiga nama yang ditetapkan sebagai formatur yakni Nuhan Eko Wahyudi dari unsur DPC, Buchori Muslim selaku Ketua PAC Sukorejo, serta Wawan, Ketua PAC Sananwetan.
Selanjutnya, tim formatur akan menyusun struktur kepengurusan baru dan mengajukannya kepada DPW dan DPP PPP untuk mendapatkan persetujuan. “Harapannya, kepengurusan baru nanti bisa lebih solid dan meningkatkan perolehan suara,” pungkasnya. (*)








