KabarBaik.co, Pasuruan – Penundaan pengadaan mobil dinas (mobdin) pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan dipastikan tidak akan mengganggu kinerja pelayanan kepada masyarakat. Anggaran pengadaan mobdin tersebut akan dialihkan untuk kepentingan pembangunan dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Adinda Denisa menyampaikan, fasilitas mobdin memang penting sebagai penunjang mobilitas anggota dewan. Namun bukan faktor utama yang menentukan kualitas pelayanan publik.
“Secara pribadi saya memandang penundaan pengadaan mobil dinas tidak memengaruhi komitmen maupun kinerja. Fasilitas itu penting, tetapi bukan penentu utama dalam pelayanan kepada masyarakar,” kata Adinda, Senin (20/4).
Menurut Adinda, esensi tugas sebagai wakil rakyat terletak pada tanggung jawab dan kesungguhan dalam menjalankan amanah. Selama dua hal itu dijaga kuat, pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan optimal meski dalam kondisi apapun.
“Tugas kita tanggung jawab dan menjalankan amanah atas kepercayaan masyarakat meskipun saat ini efisiensi,” ujarnya.
Ia menegaskan, keterbatasan tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas kerja. Anggota dewan bisa beradaptasi dengan kebijakan tersebut. “Pelayanan harus tetap maksimal. Dalam situasi apa pun, kita bisa beradaptasi, menjaga komunikasi, dan tetap hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Adinda menilai kondisi ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik sejatinya tidak bertumpu pada kelengkapan fasilitas, melainkan pada niat, integritas, dan dedikasi dalam bekerja. “Bukan soal ada atau tidaknya fasilitas, tapi soal komitmen dalam melayani. Selama itu dijaga, kinerja tidak akan bergantung pada mobil dinas,” pungkasnya. (*)






