Musim Tanam April-September, Petrokimia Gresik Siapkan 361 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

oleh -47 Dilihat
e4907192 2ec3 4bc1 b1c0 0d5b38d1c30d
Aktivitas di gudang pupuk bersubsidi Petrokimia Gresik. (Komkor PG)

KabarBaik.co – PT Petrokimia Gresik telah menyiapkan stok ratusan ribu ton pupuk bersubsidi untuk menyongsong musim tanam April-September dan menjelang Lebaran hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah. Stok 361.487 ton pupuk bersubsidi tersebut dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan petani beberapa pekan ke depan.

Sebagaimana disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, Jumat (5/4). Ia merinci, stok tersebut terdiri dari pupuk Urea subsidi 89.179 ton, atau setara dengan 586 persen atau lima kali lipat lebih banyak dari ketentuan minimum yang diatur oleh Pemerintah sebesar 13.468 ton. Kemudian NPK subsidi 272.308 ton atau 441 persen dari stok minimum yang ditetapkan, yaitu 50.619 ton.

“Persediaan pupuk subsidi tersebut sudah berada di gudang-gudang kami hingga lini III atau gudang yang berada di kabupaten/kota. Jadi petani tidak perlu khawatir, meski ada perayaan hari Lebaran, kebutuhan pupuk bersubsidi petani memasuki musim tanam April-September telah tercukupi hingga beberapa pekan ke depan,” tandas Dwi Satriyo.

Pihaknya menambahkan bahwa pupuk bersubsidi tentunya akan disalurkan Petrokimia Gresik sesuai dengan regulasi. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022, petani yang berhak wajib tergabung dalam kelompok tani, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (SIMLUHTAN), menggarap lahan maksimal dua hektare, dan menggunakan Kartu Tani (untuk wilayah tertentu).

Pupuk bersubsidi ini peruntukannya juga dibatasi untuk sembilan komoditas pertanian strategis yang berdampak terhadap inflasi. Yaitu padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao, dan kopi.

“Pupuk bersubsidi ini, baik Urea maupun NPK hanya bisa didapatkan petani di kios-kios resmi yang telah ditunjuk untuk melayani kelompok tani setempat. Petani jangan sampai tertipu dengan pupuk palsu yang banyak beredar,” ungkapnya.

Terakhir, Dwi Satriyo memahami tidak semua petani di Indonesia mendapatkan pupuk bersubsidi. Karena itu Petrokimia Gresik berkomitmen memberikan solusi melalui pupuk nonsubsidi mengingat pupuk menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi budidaya pertanian.

Adapun stok pupuk nonsubsidi yang telah disiapkan Petrokimia Gresik totalnya mencapai 69.398 ton dengan rinciannya Urea sebanyak 8.744 ton dan NPK 60.654 ton.

“Kami berharap, pupuk tersebut bisa dioptimalkan petani untuk mendorong produktivitas pertanian di tahun 2024, sehingga berhasil meningkatkan kesejahteraan bagi petani,” pungkas Dwi Satriyo.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.