KabarBaik.co, Mataram – Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan Ramdhani sebagai ketua DPW LDII NTB periode 2026–2031. Ramdhani ditetapkan secara aklamasi setelah melalui rangkaian persidangan Muswil yang berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Mataram, Selasa (25/8).
Persidangan berlangsung cukup alot, namun tetap mengedepankan musyawarah, etika persidangan dan suasana kekeluargaan. Sebelumnya, terdapat tiga nama yang diusulkan oleh 10 DPD LDII kabupaten/kota se-NTB untuk menjadi calon ketua DPW LDII NTB. Namun, dua nama yang diusulkan, yakni Umar Hamdan dari Kota Bima dan Abdul Halim, menyatakan tidak bersedia mencalonkan diri.
Sementara, Ramdhani menyatakan bersedia melanjutkan proses pencalonan hingga akhirnya ditetapkan secara aklamasi. Sebelumnya dia menjabat sebagai sekretaris DPW LDII NTB. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal dalam melanjutkan kepemimpinan organisasi dan konsolidasi LDII di 10 kabupaten/kota di NTB.
Sementara itu, Ketua DPW LDII NTB sebelumnya, Abdullah Karim, tidak lagi mencalonkan diri. Abdullah yang telah memimpin LDII NTB sebelumnya kini berusia 72 tahun, sehingga proses Muswil menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan organisasi.
Muswil VIII LDII NTB dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTB yang hadir mewakili gubernur. Muswil mengusung tema “Membangun Sumber Daya Manusia Profesional Religius melalui Kolaborasi dan Sinergi Bersama Menuju NTB Makmur Mendunia.” Tema tersebut menjadi pijakan LDII NTB dalam memperkuat kontribusi organisasi terhadap pembangunan daerah, khususnya melalui pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berkarakter dan religius.
Selain memilih ketua baru, Muswil VIII menjadi forum evaluasi perjalanan organisasi sekaligus merumuskan program kerja dan arah kebijakan LDII NTB untuk lima tahun mendatang. Penguatan kader muda, kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, serta pengembangan delapan bidang pengabdian menjadi sejumlah fokus yang dibahas dalam Muswil.
Dengan terpilihnya Ramdhani, kepemimpinan LDII NTB memasuki fase baru melalui proses regenerasi. Kepemimpinan periode 2026–2031 diharapkan dapat melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat konsolidasi dan sinergi organisasi dengan pemerintah serta masyarakat. Proses penetapan secara aklamasi juga menjadi bagian dari rangkaian musyawarah yang mengedepankan kebersamaan dan kepentingan organisasi. (*)






