KabarBaik.co, Surabaya — Seorang penumpang KM Dharma Rucitra VII rute Surabaya–NTT meninggal di tengah perjalanan pada Selasa (25/8) sekitar pukul 05.25 WIB. Korban yang bernama Abraham X, 38, warga asal Sika, NTT, dilaporkan sempat mengeluhkan sakit mag sebelum akhirnya tak sadarkan diri dan meninggal.
Kasus ini dilaporkan oleh VTS kepada tim siaga Kantor SAR Surabaya untuk mendapatkan bantuan evakuasi medis (medevac).
Tim Rescue Berangkat Menuju Perairan Karang Jamuang
Mendapatkan laporan tersebut, satu tim penyelamat segera diberangkatkan menggunakan KN SAR 249 Permadi menuju perairan Karang Jamuang, Gresik, berangkat dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Sekitar pukul 11.18 WIB, KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi KM Dharma Rucitra VII. Proses pemindahan jenazah memerlukan waktu sekitar 15 menit untuk melakukan penurunan dan pengangkatan melalui tender.
Setelah berhasil melakukan tender, tim rescue memindahkan jenazah penumpang atas nama Abraham X (38) ke atas kapal SAR.
“Setelah proses transfer selesai, KN SAR Permadi kembali ke Pelabuhan Tanjung Perak bersama dengan anak korban,” jelas Nanang Sigit, Kepala Kantor SAR Surabaya.
Jenazah Diserahkan kepada Keluarga di Dermaga Mirah
Setibanya di Dermaga Mirah, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada pukul 14.00 WIB, Kantor SAR Surabaya menyerahkan jenazah korban kepada operator pelayaran PT. Dharma Lautan Utama (PT DLU) beserta keluarga korban. Penyerahan ini disaksikan oleh KSOP Tanjung Perak, Balai Besar Karantina Kesehatan Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dan Polairud Polda Jatim.
Setelah seluruh proses selesai, KN SAR 249 Permadi kembali ke Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk bersiap siaga kembali bertugas. (*)






