Tiga Kampus Jawa Timur Masih Bertahan di 10 Besar Nasional QS WUR 2027

oleh -54 Dilihat
GEDUNG UNAIR
Gedung Rektorat Universitas Airlangga (UNAIR).

KabarBaik.co, Surabaya– Tiga perguruan tinggi asal Jawa Timur masih menunjukkan daya saing kuat di tingkat nasional. Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Brawijaya (UB) berhasil masuk dalam jajaran 10 kampus terbaik Indonesia.

Catatan prestasi tersebut berdasarkan QS World University Rankings (WUR) 2027 yang dirilis Quacquarelli Symonds (QS) pada 18 Juni 2026.

Dari tiga kampus tersebut, UNAIR mencatat posisi tertinggi. Kampus yang berlokasi di Surabaya itu menempati peringkat ketiga nasional dan berada di posisi ke-276 dunia.

Capaian UNAIR sekaligus menunjukkan peningkatan dibandingkan QS WUR 2026. Pada edisi sebelumnya, UNAIR berada di peringkat ke-287 dunia. Artinya, UNAIR berhasil naik 11 posisi dalam pemeringkatan tahun ini.

Di posisi berikutnya terdapat ITS yang menempati peringkat ketujuh nasional dengan posisi ke-497 dunia. Kampus teknologi yang juga berada di Surabaya tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam QS WUR 2026, ITS berada di peringkat ke-509 dunia.

Sementara itu, Universitas Brawijaya (UB) berada di posisi kedelapan nasional dengan peringkat ke-616 dunia. UB mencatat kenaikan cukup besar dibandingkan tahun sebelumnya. Pada QS WUR 2026, kampus yang berada di Malang tersebut menempati posisi ke-680 dunia.

Keberadaan tiga perguruan tinggi Jawa Timur di jajaran 10 besar nasional menjadi catatan penting dalam QS WUR 2027. Tidak hanya mempertahankan posisi di papan atas, dua di antaranya, yakni UNAIR dan UB, juga berhasil memperbaiki peringkat dibandingkan edisi sebelumnya.

Secara nasional, Universitas Indonesia (UI) masih menjadi perguruan tinggi dengan peringkat tertinggi. UI berada di posisi ke-191 dunia, disusul Universitas Gadjah Mada (UGM) di posisi ke-206 dan UNAIR di posisi ke-276.

Di bawah UNAIR terdapat Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat ke-287 dunia, IPB University di posisi ke-419, Universitas Padjadjaran (Unpad) di peringkat ke-496, ITS di posisi ke-497, UB di peringkat ke-616, Universitas Diponegoro (Undip) di posisi ke-662, serta Universitas Hasanuddin (Unhas) yang berada dalam rentang 851–900 dunia.

Masuknya tiga kampus Jawa Timur dalam 10 besar sekaligus memperlihatkan bahwa kekuatan pendidikan tinggi di provinsi tersebut tidak hanya bertumpu pada satu perguruan tinggi. UNAIR dan ITS sama-sama berada di Surabaya, sementara UB menjadi wakil dari Malang.

Dalam QS WUR 2027, QS menilai perguruan tinggi melalui berbagai indikator yang mencakup penelitian, reputasi akademik, daya saing lulusan, jejaring internasional, pengalaman belajar, serta keberlanjutan.

Penilaian QS WUR 2027 paling besar bertumpu pada aspek riset dan penemuan (research and discovery) dengan bobot 50 persen. Aspek daya saing dan hasil lulusan (Employability and Outcomes) menyumbang 20 persen, keterlibatan global (Global Engagement) 15 persen, pengalaman belajar (Learning Experience) 10 persen, serta keberlanjutan (Sustainability) 5 persen.”

Karena menggunakan banyak indikator, peringkat QS tidak semata-mata menunjukkan kualitas kegiatan perkuliahan. Kekuatan penelitian, reputasi akademik, persepsi dunia kerja terhadap lulusan, internasionalisasi, serta kinerja keberlanjutan turut memengaruhi posisi sebuah universitas.

Secara keseluruhan, terdapat 20 perguruan tinggi Indonesia yang masuk dalam QS WUR 2027. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan edisi 2026 yang mencatat 26 perguruan tinggi.

Bagi Jawa Timur, bertahannya UNAIR, ITS, dan UB di jajaran 10 besar nasional menjadi sinyal bahwa perguruan tinggi di provinsi ini tetap memiliki daya saing kuat dalam pemeringkatan global.

Bagi calon mahasiswa, capaian tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan ketika memilih kampus. Namun, peringkat global tetap perlu dilihat bersama faktor lain seperti kualitas program studi, biaya pendidikan, fasilitas, lokasi, peluang beasiswa, lingkungan akademik, dan prospek lulusan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Supardi Hardy


No More Posts Available.

No more pages to load.