KabarBaik.co, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatatkan tren pertumbuhan positif selama masa Angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan rekapitulasi data, total volume penumpang di seluruh stasiun wilayah Daop 9 Jember mencapai 482.375 orang, yang terdiri dari 237.345 penumpang berangkat (naik) dan 245.030penumpang tiba (turun).
Capaian ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 6,18 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran 2025 yang mencatat total 454.287 penumpang. Pertumbuhan ini diraih dengan jumlah operasional yang konsisten, yakni sebanyak 26 perjalanan kereta api (KA) per hari.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyatakan bahwa peningkatan ini merupakan cerminan dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai unggul dalam aspek keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
“Peningkatan jumlah penumpang tahun ini membuktikan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik. Kami berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan terbaik, terutama pada aspek keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan,” ujar Cahyo, Jumat (4/4).
Selama periode Angkutan Lebaran 2026, beberapa rangkaian kereta api mencatatkan okupansi tertinggi baik di kelas komersial maupun subsidi (Public Service Obligation/PSO).
Kategori Komersial, KA Logawa sebantak 31.175 penumpang dan KA Blambangan Ekspres: 23.939 penumpang.
Untuk Kategori PSO (Subsidi) KA Probowangi dengan total 69.853 penumpang dan KA Sri Tanjung, 47.403 penumpang.
Cahyo juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pelanggan yang telah tertib dan mempercayakan perjalanan mudiknya kepada KAI.
“Terima kasih kepada seluruh pelanggan setia. Kepercayaan ini menjadi motivasi besar bagi Daop 9 Jember untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang,” tutupnya.
Dengan hasil evaluasi yang positif ini, Daop 9 Jember optimis bahwa kereta api akan terus menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat pada momen-momen nasional penting lainnya. (*)






