Nenek di Buduran Sidoarjo Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kontrakan Usai Tak Terlihat Sepekan

oleh -927 Dilihat
IMG 20250622 WA0007

KabarBaik.co – Warga Perumahan Gading Kirana, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dibuat geger dengan penemuan sosok lansia yang sudah tak bernyawa di dalam rumah kontrakannya, Minggu siang (22/6). Korban diketahui bernama Handayani, 71 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah hampir sepekan tak terlihat keluar rumah.

Ketua RT 34/RW 1 setempat, Gunadi Marsidi, mengatakan bahwa kecurigaan bermula dari para tetangga yang merasa janggal karena korban tak tampak beraktivitas seperti biasa. “Menurut informasi dari tetangganya, Bu Handayani ini sudah hampir seminggu tidak kelihatan keluar rumah,” ujarnya.

Kecurigaan warga kemudian dilaporkan ke pemilik rumah kontrakan, LK. Pemilik rumah lalu menghubungi anak korban, YH, yang tinggal di Surabaya. YH kemudian meminta adiknya, E, yang bekerja di Bali, untuk mengontak teman di Sidoarjo guna mengecek kondisi ibunya.

Warga bersama teman anak korban sempat mencoba mengetuk pagar rumah, namun tak mendapat respons. Karena terkunci rapat, salah satu warga nekat memanjat pagar dan mengintip ke dalam. “Waktu dilihat dari jendela, korban terlihat tergeletak di lantai dalam posisi terlentang, hanya mengenakan celana dalam. Bau busuk juga sudah menyengat,” terang Gunadi.

Temuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Buduran. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi dan mendobrak pintu rumah yang terkunci dari dalam. “Setelah dicek bersama warga dan polisi, korban memang sudah meninggal dunia,” imbuhnya.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Porong. Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit lambung dan tekanan darah tinggi. Namun, pihak keluarga menolak otopsi jenazah.

Kapolsek Buduran Kompol Subadri membenarkan laporan tersebut. “Kami menerima laporan sekitar pukul 12.00 dan langsung ke lokasi untuk olah TKP,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Penyebab pasti kematian tidak bisa disimpulkan karena keluarga menolak otopsi. Namun dari luar, tidak ada bekas kekerasan,” tegas Kompol Subadri.

Kasus ini ditangani oleh Polsek Buduran. Sementara jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.