Ojek Kambing Laris selama Idul Adha di Surabaya, Sehari Bisa Antar Belasan Hewan Kurban

oleh -69 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 27 at 11.30.07 AM
Agus Wahyudi (jaket coklat) saat mau mengantar pesanan kambing di daerah Merr (Irma Hari Trisiawardani)

KabarBaik.co, Surabaya – Jasa ojek biasanya identik dengan mengantar penumpang atau makanan. Namun di sejumlah titik penjualan hewan kurban di Surabaya dan sekitarnya, muncul pemandangan berbeda. Sepeda motor dimodifikasi dengan keranjang bambu atau ronjot untuk mengangkut kambing pesanan pembeli.

Fenomena ‘ojek kambing’ ini pun menjadi daya tarik tersendiri di tengah ramainya penjualan hewan kurban. Layanan tersebut disiapkan pedagang untuk memudahkan pembeli yang ingin hewan kurbannya langsung diantar hingga ke rumah atau lokasi penyembelihan.

Salah satu pengemudi ojek kambing, Agus Wahyudi, mengaku pekerjaan tersebut bersifat musiman dan hanya ramai saat mendekati Idul Adha. Meski begitu, profesi itu sudah tiga tahun terakhir dijalaninya.

“Setiap tahun pasti ikut ngirim kambing. Ini memang kerja musiman selama Idul Adha, sudah tiga tahun saya jalani,” ujar Agus, Rabu (27/5).

Menurutnya, mengantar kambing justru lebih menguntungkan dibanding mengangkut penumpang biasa. Dalam sekali perjalanan, tarif pengiriman dipatok Rp 50 ribu, baik untuk jarak dekat maupun agak jauh. Dalam sehari, Agus bisa bolak-balik mengantar kambing ke berbagai wilayah.

Sejak pagi hingga siang saja, ia mengaku sudah melakukan sekitar 12 kali pengiriman, mulai wilayah Surabaya hingga Gresik dan Tanggulangin, Sidoarjo.

Meski terlihat sederhana, pekerjaan itu memiliki tantangan tersendiri. Salah satu risiko terbesar adalah menjaga kondisi kambing agar tidak stres atau kepanasan selama perjalanan. Belum lagi hewan ternak yang kerap berontak saat dibawa menggunakan sepeda motor.

“Kalau terlalu panas atau perjalanan terlalu jauh, kambing bisa kelelahan. Kadang juga berontak, tapi kami sudah terbiasa jadi tetap aman,” jelasnya.

Sementara itu, pedagang hewan kurban, Yudi, mengatakan layanan pengantaran justru menjadi salah satu faktor yang membuat minat masyarakat membeli kambing semakin meningkat. Menurutnya, banyak pelanggan merasa terbantu karena tidak perlu repot membawa hewan kurban sendiri.

Ia mengaku mulai bekerja sama dengan para pengemudi ojek sejak dua tahun terakhir. Awalnya hanya sekitar 50 pengemudi yang bergabung, namun kini jumlahnya meningkat menjadi hampir 70 orang.

“Pelanggan sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Pengemudinya juga sudah berpengalaman, baik soal ketepatan waktu maupun penanganan kambing selama perjalanan,” katanya.

Jangkauan pengiriman pun tidak hanya di wilayah Surabaya, tetapi juga hingga Gresik dan Sidoarjo. Untuk menjaga kondisi hewan tetap prima, para pedagang memiliki prosedur khusus sebelum kambing diberangkatkan.

“Kambing kami kondisikan dulu sebelum dikirim. Dikasih makan dan minum supaya tetap fit saat sampai tujuan. Risiko seperti pingsan atau mati di perjalanan memang ada, tapi sangat kecil,” ujarnya.

Tahun ini, Yudi menyiapkan sekitar 350 ekor kambing untuk kebutuhan kurban. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai Rp 1,8 juta hingga Rp 5 juta per ekor.

Ia memastikan seluruh hewan yang dijual telah menjalani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan, sehingga aman dan layak dijadikan hewan kurban. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.