Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Lamongan Antisipasi Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran

oleh -127 Dilihat
operasi ketupat semeru polres lamongan
Forkopimda Lamongan saat pemusnahan barang bukti. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Polres dan sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Alun-alun Lamongan, Kamis (12/3) sore.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Kapolres AKBP Arif Fazlurrahman. Turut hadir Wakapolres Lamongan Jodi Indrawan, pejabat utama Polres Lamongan, para Kapolsek jajaran, unsur Forkopimda, serta berbagai stakeholder terkait.

Peserta apel berasal dari berbagai unsur pengamanan gabungan, antara lain Polres Lamongan, Kodim 0812 Lamongan, Dinas Perhubungan Lamongan, Satpol PP Lamongan, Damkar Lamongan, BPBD Lamongan, hingga Senkom Lamongan.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan persiapan pasukan, dilanjutkan pemeriksaan pasukan oleh inspektur upacara. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026.

Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi.

Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri agar berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah memprediksi potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut, Polri bersama instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2026” selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan.

Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Secara nasional, Polri telah menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan (Pos Pam), 779 Pos Pelayanan (Pos Yan), serta 343 Pos Terpadu guna memberikan pelayanan dan informasi kepada masyarakat.

Pengamanan juga akan difokuskan pada sejumlah objek vital dan pusat keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kendaraan dinas serta pemusnahan barang bukti hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang dan selama Ramadhan 2026 oleh Polres Lamongan.

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain minuman keras berbagai jenis, yakni toak sebanyak 3.479 liter, arak 1.595,64 liter, bir 226,5 liter, anggur 117,64 liter, serta vodka 6 liter.

Selain itu, sebanyak 252 unit knalpot brong yang kerap meresahkan masyarakat juga turut dimusnahkan.

Kapolres Lamongan menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 merupakan wujud kesiapan Polri bersama seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Melalui apel gelar pasukan ini kita memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sinergitas seluruh unsur sangat penting agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Lamongan dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” tegasnya.(*)

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.