KabarBaik.co – Satpol PP Sidoarjo bersama TNI dan Polri menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Tibumtranmas sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kegiatan diawali dengan apel gabungan di Kantor Satpol PP Sidoarjo, Rabu (17/12) malan. Apel dipimpin Kasi Opsdal Satpol PP Sidoarjo R. Novianto Koesno dan diikuti 125 personel gabungan.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Ketua III DPRD Sidoarjo Warih Andono, Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Raymond Tara Wahyudi, serta Kasatpol PP Sidoarjo Yany Setyawan.
Novianto menegaskan operasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, khususnya menjelang momentum akhir tahun.
“Operasi Pekat ini kami laksanakan sebagai upaya pencegahan agar situasi Sidoarjo tetap aman dan kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru. Penertiban dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Novianto.
Usai apel, personel gabungan bergerak ke sejumlah titik sasaran yang dinilai rawan peredaran minuman beralkohol dan penyakit masyarakat.
Di Dusun Sampursari, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, petugas menemukan ratusan botol minuman keras berupa 21 botol arak ukuran besar dan 440 botol arak Bali ukuran kecil.
Operasi berlanjut ke Dusun Tlasih, Desa Tlasih, Kecamatan Tulangan, petugas kembali mengamankan 56 botol minuman beralkohol berbagai merek dari sebuah warung kopi.
Seluruh barang bukti diamankan ke Mako Satpol PP Sidoarjo untuk proses pendataan dan pembinaan. Satpol PP juga mengimbau masyarakat agar mematuhi peraturan daerah dan tidak terlibat dalam peredaran miras ilegal.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, tidak menjual maupun mengonsumsi minuman beralkohol ilegal, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan,” tegasnya. (*)








