OPOP Jatim Tembus Pasar China, Produk Pesantren Dibawa Keliling Lima Kota Dunia

oleh -136 Dilihat
IMG 20260125 WA0000
Memasuki tahun kedua, OPOP menggelar lawatan bisnis internasional (OPOP Business Trip) 2026 dengan menyasar sejumlah kota strategis di Hongkong dan China. (Foto: Dani)

KabarBaik.co – Program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur kembali melangkah ke panggung global. Memasuki tahun kedua, OPOP menggelar lawatan bisnis internasional (OPOP Business Trip) 2026 dengan menyasar sejumlah kota strategis di Hongkong dan China.

Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur, Mohammad Ghofirin, mengatakan bahwa pada tahun ini delegasi OPOP melakukan perjalanan bisnis ke lima kota, yakni Hongkong, Shenzhen, Zhuhai, Macau, dan Guangzhou.

“Ini adalah tahun kedua OPOP Jawa Timur menyelenggarakan lawatan bisnis internasional. Tahun ini kami fokus ke wilayah Hongkong dan China,” ujar Ghofirin, Minggu (25/1).

Lawatan bisnis internasional tersebut berlangsung selama 22 hingga 27 Januari 2026. Selama berada di Hongkong dan Guangzhou, delegasi OPOP mendapat sambutan positif dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) setempat.

Menurut Ghofirin, pihak KJRI tidak hanya menerima delegasi, tetapi juga memaparkan berbagai potensi serta peluang emas untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk unggulan pesantren Jawa Timur ke pasar internasional.

“Ini menjadi momentum penting untuk mengenalkan sekaligus memasarkan produk pesantren ke pasar global,” katanya.

Pada tahun ini, OPOP Business Trip diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur yang tergabung dalam program OPOP. Ghofirin mengapresiasi tingginya antusiasme pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi.

“Ini bukti nyata bahwa geliat ekonomi di pondok pesantren sangat maju dan benar-benar berorientasi pada terwujudnya kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Program OPOP merupakan inisiatif Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk mendorong penguatan ekonomi pesantren melalui produk unggulan berbasis potensi lokal. Ghofirin berharap, program ini terus memberikan dampak yang semakin luas, tidak hanya bagi pesantren, tetapi juga bagi masyarakat di sekitarnya.

“Mudah-mudahan program ini membawa manfaat sebesar-besarnya, baik bagi peningkatan perekonomian pondok pesantren maupun kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar pesantren,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.