Pakuwon Pendekkan Pagar TP dan Pakuwon Mall Demi Estetika Kota

oleh -88 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 06 at 2.29.30 PM
Pagar Pakuwon Mall yang dibuat lebih pendek (Ist)

KabarBaik.co, Surabaya – Pakuwon Group akan menyesuaikan tinggi pagar di sejumlah pusat perbelanjaannya di Surabaya sebagai tindak lanjut atas imbauan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara aspek keamanan pengunjung dan estetika kawasan perkotaan.

Direktur Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan penyesuaian akan dilakukan pada pagar di Tunjungan Plaza (TP) dan Pakuwon Mall Surabaya. Menurutnya, evaluasi dilakukan karena pagar yang ada saat ini dinilai menutupi tampilan bangunan utama kedua pusat perbelanjaan tersebut.

“Kami akan rapikan sesuai imbauan Wali Kota Surabaya Pak Eri Cahyadi untuk menjaga estetika kota,” ujar Sutandi, Kamis (6/8).

Ia menjelaskan, proses penyesuaian dilakukan dengan melepas pagar yang telah terpasang, kemudian memotongnya menjadi lebih rendah sebelum dipasang kembali. Dengan cara itu, fungsi pagar sebagai pengaman tetap dipertahankan tanpa mengurangi nilai estetika bangunan.

“Yang kita rapikan atau dipendekkan di TP sama Pakuwon Barat. Karena secara estetika menutup gedung utama di dua lokasi itu,” katanya.

Meski tinggi pagar akan dikurangi, Sutandi menegaskan keberadaan pagar tetap diperlukan untuk mengatur akses keluar-masuk pengunjung sekaligus meningkatkan keselamatan, terutama di area dengan arus kendaraan yang cukup padat.

Menurut dia, area terbuka yang luas berpotensi mendorong pengunjung menyeberang dari berbagai arah, sehingga pagar tetap dibutuhkan sebagai pengarah jalur pejalan kaki agar aktivitas di sekitar pusat perbelanjaan berlangsung lebih aman.

Sutandi menambahkan penggunaan pagar bukanlah konsep baru di lingkungan Pakuwon Group. Royal Plaza Surabaya telah menerapkannya sejak mulai beroperasi pada 2006. Sementara itu, Blok M Plaza di Jakarta juga lebih dahulu menggunakan pagar keliling dan menjadi salah satu referensi desain bagi sejumlah mal yang dikelola perusahaan.

Ia mengatakan desain pagar di setiap pusat perbelanjaan disesuaikan dengan karakter kawasan masing-masing, mulai dari material besi, kaca hingga pagar kawat, dengan tetap mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengimbau pengelola pusat perbelanjaan yang memasang pagar tinggi agar menyesuaikan desainnya sehingga tidak mengurangi keindahan wajah kota.

Eri menegaskan pemasangan pagar tinggi hanya terdapat di beberapa pusat perbelanjaan dan bukan karena kondisi keamanan Surabaya yang tidak kondusif. Menurutnya, pagar yang terlalu tinggi justru dapat menimbulkan kesan seolah-olah situasi keamanan kota sedang mengkhawatirkan.

Pemerintah Kota Surabaya, kata Eri, tidak meminta pagar dibongkar seluruhnya. Pemkot hanya mengusulkan agar tinggi pagar disesuaikan sehingga tetap berfungsi sebagai pengaman sekaligus menghadirkan ruang kota yang lebih terbuka, nyaman, dan menarik bagi masyarakat.

“Yang kami minta bukan dibongkar, tetapi diturunkan agar tetap aman sekaligus lebih baik dari sisi estetika kota,” ujar Eri. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Irma Hari Trisiawardani
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.