Pelaku Pembuangan Bayi di Jogoroto Jombang Terungkap, Polisi Kantongi Identitas Pasangan Muda

oleh -139 Dilihat
WhatsApp Image 2026 05 18 at 13.06.24
Kondisi bayi yang ditemukan kini dirawat di Puskesmas Mayangan Jogoroto. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co,Jombang – Polisi mengungkap identitas pelaku pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, Jombang. Pelaku diduga pasangan muda asal Sumobito dan Mojoagung.

Kapolsek Jogoroto AKP M. Djulan mengatakan, pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan usai bayi ditemukan warga pada Senin (18/5) dini hari. “Begitu bayi ditemukan tadi malam di teras rumah warga, kami langsung melakukan langkah-langkah penyelidikan dan bekerja sama dengan Puskesmas Mayangan Jogoroto untuk penanganan bayi,” kata Djulan, Senin (18/5).

Bayi perempuan tersebut langsung dievakuasi ke Puskesmas Mayangan. Kondisinya dipastikan sehat dan kini masih menjalani perawatan medis. Polisi kemudian menelusuri keberadaan orang tua bayi. Dari hasil penyelidikan awal, petugas menduga ibu bayi masih berada tidak jauh dari lokasi karena kondisinya masih lemah usai melahirkan.

“Karena biasanya kalau baru melahirkan kondisi pelaku masih kelihatan sakit, jadi tadi malam kami langsung berusaha mencari identitas ibunya,” ujarnya.

Hasil penelusuran polisi mengarah pada seorang perempuan asal Kecamatan Sumobito dan seorang laki-laki asal Kecamatan Mojoagung. Keduanya diduga merupakan orang tua bayi tersebut. Menurut Djulan, bayi itu diduga dilahirkan di wilayah Sumobito tanpa bantuan tenaga medis.

“Bayi itu dilahirkan di wilayah Sumobito oleh perempuan dan laki-lakinya sendiri, kemudian dibuang di wilayah Jogoroto hingga akhirnya ditemukan warga,” tuturnya.

Tak lama setelah kasus itu ramai dibicarakan warga, sang ibu disebut sempat datang ke lokasi penemuan bayi. Ia kemudian menuju Puskesmas Mayangan setelah mengetahui bayinya dirawat di sana. “Sekarang ibunya sudah berada di Puskesmas Mayangan,” imbuhnya.

Meski identitas pelaku sudah dikantongi, polisi masih mendalami motif pembuangan bayi tersebut. Aparat juga belum menentukan langkah hukum lanjutan. “Kalau pembuangan bayi tentu ada unsur pidananya. Tetapi untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu perkembangan dan arahan pimpinan,” jelas Djulan.

Dari pemeriksaan sementara, kehamilan perempuan tersebut diduga tidak diketahui keluarga maupun lingkungan sekitar. Polisi menyebut keseharian perempuan itu lebih banyak dihabiskan untuk sekolah dan mengaji. “Menurut pengakuannya, selama hamil tidak diketahui. Informasinya anak tersebut sekolah dari pagi sampai sore, setelah itu mengaji,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, digegerkan dengan penemuan bayi perempuan yang masih hidup di halaman rumah warga. Saat ditemukan, tali pusar dan ari-ari bayi masih menempel. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.