KabarBaik.co, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama jajaran Forkopimda secara resmi melepas keberangkatan 432 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/5) dini hari. Prosesi pemberangkatan yang dipusatkan di Pendopo Malowopati berlangsung khidmat dan penuh haru, khususnya bagi CJH Kloter 37 dan 38 yang menjadi rombongan pertama diberangkatkan tahun ini.
Wahono menegaskan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua umat Muslim dapatkan. Ia mengingatkan para jemaah bahwa kesempatan tersebut adalah hasil penantian panjang selama bertahun-tahun.
“Bapak Ibu adalah tamu Allah. Ibadah haji ini bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan keimanan, keikhlasan, kesabaran, dan kekhusyukan,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, mematuhi aturan selama berada di Tanah Suci, serta menjaga nama baik daerah. Ia turut menekankan pentingnya peran petugas haji dalam memberikan pelayanan dan pendampingan maksimal kepada para jemaah.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kelancaran, kemudahan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bojonegoro, Muh Abdulloh Hafith, menyampaikan bahwa total CJH asal Bojonegoro tahun 2026 mencapai 1.741 orang, terdiri dari 817 laki-laki dan 924 perempuan.
Ia menjelaskan, pada tahap awal pemberangkatan ini, sebanyak 432 CJH diberangkatkan dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 37 sebanyak 59 orang dan Kloter 38 sebanyak 373 orang. Pemberangkatan selanjutnya akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Berdasarkan data, mayoritas jemaah berada pada rentang usia 51–60 tahun sebanyak 591 orang, diikuti usia 61–70 tahun sebanyak 464 orang. Jemaah tertua berusia 93 tahun, sedangkan termuda 16 tahun. Dari sisi pendidikan, lulusan sekolah dasar mendominasi sebanyak 670 orang. Adapun berdasarkan pekerjaan, mayoritas berprofesi sebagai petani sebanyak 516 orang dan pekerja swasta 503 orang.
“Kamu berharap seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, sekaligus membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat Bojonegoro,” harap Hafith. (*)








