Pemkab Lamongan Gandeng Universitas Brawijaya Perkuat SDM dan Tangani Isu Sosial

oleh -241 Dilihat
IMG 0174 scaled
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membantu penanganan berbagai persoalan sosial di daerah.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo, Kamis (5/2), di Kampus Universitas Brawijaya, Malang.

Kesepakatan ini menjadi landasan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Lamongan yang berbasis riset, inovasi, dan penguatan kapasitas masyarakat.

Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, kerja sama dengan Universitas Brawijaya difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, terutama dalam mengelola berbagai potensi unggulan daerah.

Kabupaten Lamongan memiliki sejumlah sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan, yang membutuhkan dukungan penguatan kapasitas, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan berbasis akademik agar berkembang secara berkelanjutan.

> “Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan, melalui pendidikan dan penelitian, yang membawa dampak positif dan nyata bagi masyarakat,” tutur Pak Yes.

Tak hanya berorientasi pada pengembangan ekonomi daerah, kerja sama ini juga diarahkan untuk membantu Pemkab Lamongan dalam mengatasi berbagai isu sosial yang masih menjadi tantangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan menyampaikan, salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah persoalan kemiskinan. Melalui dukungan kajian akademik, Pemkab Lamongan berharap dapat menemukan faktor penyebab sekaligus solusi yang tepat sasaran.

> “Kerja sama ini ditujukan untuk mencari penyebab dan solusi penyelesaian. Pada permasalahan kemiskinan, di Kabupaten Lamongan terdapat wilayah kecamatan yang besar justru masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi,” jelas Nalikan.

Selain kemiskinan, persoalan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Lamongan juga menjadi perhatian dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan riset dan penelitian terapan dari Universitas Brawijaya, diharapkan dapat dirumuskan solusi penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan, termasuk mitigasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.

Melalui kesepakatan bersama tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Universitas Brawijaya berkomitmen untuk bersinergi menciptakan pembangunan daerah yang inklusif, berbasis data, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.