KabarBaik.co, Sidoarjo– Pemkab Sidoarjo terus mengintensifkan penanganan jalan berlubang di sejumlah wilayah. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM), langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama menjelang Hari Raya.
Kepala Dinas PUBM Sidoarjo M. Makhmud menyampaikan bahwa mulai pekan ini penanganan jalan berlubang dilakukan secara serentak di 16 ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten. Pekerjaan tersebar di Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sedati, dan Waru.
“Mulai minggu ini kami melakukan penambalan dan perbaikan jalan berlubang di 16 ruas jalan secara bersamaan. Ini kami lakukan sebagai upaya cepat memperbaiki kondisi jalan yang rusak,” ujarnya kamis, (5/2).
Selain penanganan langsung oleh Dinas PUBM, perbaikan jalan berlubang juga dilakukan melalui skema Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Pada pekan berikutnya, penanganan akan diperluas ke 15 ruas jalan tambahan yang dikerjakan secara simultan bersama para camat.
Menurut Makhmud, penanganan jalan berlubang menjadi prioritas karena berpotensi membahayakan pengguna jalan. Oleh sebab itu, selain ruas prioritas, Dinas PUBM tetap membuka penanganan pada titik-titik darurat yang membutuhkan perbaikan segera.

“Jika ditemukan lubang jalan yang membahayakan, kami akan langsung lakukan penambalan meskipun tidak masuk dalam ruas prioritas,” jelasnya.
Untuk memastikan penanganan berjalan efektif, Dinas PUBM telah melakukan koordinasi dan pemetaan kewenangan bersama para camat. Langkah ini dilakukan agar penanganan jalan berlubang, baik oleh kabupaten maupun melalui PIWK, dapat berjalan selaras dan tidak tumpang tindih.
Sementara itu, khusus penanganan jalan berlubang di Jalan Lingkar Timur, Dinas PUBM menyiapkan percepatan melalui dukungan satuan tugas serta koordinasi lintas sektor. Bahkan, upaya penambahan anggaran juga diusulkan agar perbaikan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain penanganan darurat, Dinas PUBM Sidoarjo juga menyiapkan perencanaan jangka menengah dengan sekitar 25 paket pekerjaan jalan yang ditargetkan rampung pada Maret 2026. Seluruh paket tersebut akan dilelang secara serentak setelah perencanaan selesai.
“Dengan penanganan cepat jalan berlubang serta perencanaan yang lebih matang ke depan, kami berharap kondisi jalan di Sidoarjo semakin aman dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)






