Pemkot Batu Gelar Gerakan Pangan Murah, Ini Jenis Bapokting yang Tersedia

oleh -113 Dilihat
WhatsApp Image 2025 09 04 at 11.54.04
Wali Kota Batu, Nurochman saat di Pasar Murah yang digelar di Kelurahan Ngaglik. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah. Di antaranya di Kelurahan Ngaglik, Desa Punten, dan Desa Pesanggrahan. Program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting), serta memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan harga terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut Pemkot Batu menyiapkan beras sebanyak 3 ton yang dijual Rp 55 ribu per kemasan 5 kilogram. Selain itu, tersedia bawang merah Rp 30 ribu per kilogram, bawang putih Rp 28 ribu per kilogram, dan daging sapi Rp 54 ribu per 500 gram.

Pemerintah juga menyediakan voucher potongan harga Rp 5 ribu untuk 500 warga serta paket sembako gratis bagi 10 warga pra-sejahtera. Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa operasi pasar murah ini merupakan langkah konkret Pemkot Batu untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga daya beli.

“Melalui kegiatan ini pemerintah berupaya agar masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar,” ujar Nurochman di Balaikota Among Tani, Kota Batu, Kamis (4/8).

Pelaksana Pengelola Ekspor Hasil Usaha Industri dan Usaha Perdagangan Diskumperindag Kota Batu, Dwi Sasongko, membenarkan bahwa pasokan bapokting di operasi pasar murah disubsidi pemerintah dan didistribusikan melalui kerja sama dengan Perum Bulog Malang.

Di Desa Pesanggrahan, misalnya, disalurkan 6.000 liter minyak goreng murah, 5 ton beras, dan 500 kilogram gula. Beras dijual Rp 55 ribu per 5 kilogram dari harga normal Rp 60 ribu, gula Rp 14.500 per kilogram dan minyak goreng Rp 15 ribu per liter dari harga pasar Rp 16 ribu sampai Rp 17 ribu.

“Untuk pengendalian harga, terus kita adakan operasi pasar. Kondisi stok di distributor masih ada, meski pasokan mulai berkurang. Agar tidak ada spekulan yang membuat beras langka, kami turunkan beras SPHP,” jelas Dwi.

Pemkot Batu memastikan operasi pasar murah akan terus digelar secara berkala, terutama menjelang momen hari besar keagamaan yang rawan memicu kenaikan harga komoditas. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.