KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Penyebabnya karena pemkot saat ini tengah mengerjakan proyek strategis di jalan utama. Permohonan maaf disampaikan langsung oleh Kepala DPUPR Kota Batu Alfi Nurhidayat.
Alfi menyatakan, pihaknya memohon maaf karena dengan berlangsungnya pengerjaan saluran drainase dan irigasi akan berdampak pada kemacetan di beberapa titik. ”Kami mewakili Pemkot Batu meminta maaf karena hingga Oktober nanti di beberapa titik jalan akan mengalami kemacetan. Bahkan salah satu jalan juga ditutup,” kata Alfi, Kamis (19/9).
Pekerjaan tersebut, lanjut Alfi, menyebabkan kemacetan di beberapa titik. Terutama akibat adanya kendaraan besar seperti bego yang tengah beroperasi menggali saluran drainase. ”Kami juga menutup akses ke Jalan Diran hingga dua hari terhitung hari ini melalui Jalan Diponegoro karena saluran irigasi harus dibesarkan,” ujar dia.
Alfi menjelaskan, pembangunan pedestrian, irigasi, dan pengaspalan dengan total anggaran Rp 14 miliar itu memiliki banyak dampak positif bagi Kota Batu. Pedestrian dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata. Apalagi aksesibilitas pedestrian dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan disabilitas.
Seperti penyediaan jalur khusus untuk kursi roda dan membuat kota menjadi lebih inklusif. ”Tentunya ini juga upaya Pemkot Batu untuk memperkuat citra Kota Batu sebagai kota wisata yang humanis atau ramah pejalan kaki,” tandas Alfi. (*)








