Pemkot Batu Tutup Jalur Klemuk untuk Kendaraan Roda Empat, Ini Alasannya

oleh -145 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 15 at 14.14.24
Proses pemasangan rambu penutupan jalur Klemuk Kota Batu untuk kendaraan roda empat. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi kembali menutup jalur Klemuk atau Jalan Rajekwesi, Desa Songgokerto, bagi kendaraan roda empat.
Penutupan dilakukan dengan pemasangan barrier beton permanen di perbatasan Kota Batu-Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang sejak Selasa (14/4) kemarin.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Kota Batu, Tony Hermasyah, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur standar guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Kebijakan tersebut sekaligus menandai berakhirnya fungsi jalur Klemuk sebagai jalur alternatif darurat.

“Jalur ini sebelumnya difungsikan sebagai alternatif saat terjadi longsor di kawasan Payung. Sekarang jalur Payung sudah kembali normal, sehingga barrier beton kami pasang lagi,” ujar Tony, Rabu (15/4).

Menurut Tony, tak hanya memasang penghalang, petugas juga melakukan pengecoran semi permanen di titik penghubung Batu-Pujon. Hal ini dilakukan agar barrier tidak mudah dipindahkan, sehingga kendaraan roda empat benar-benar tidak bisa melintas di jalur dengan kontur ekstrem tersebut.

Selain penutupan untuk mobil, Dishub juga mengeluarkan imbauan tegas kepada pengendara roda dua, khususnya pengguna motor matic, untuk tidak melintasi Jalur Klemuk. Medan jalan yang curam dan panjang dinilai sangat berisiko, terutama karena potensi kegagalan fungsi rem.

“Kami sangat mengimbau pengendara, terutama pengguna motor matic, untuk tidak melewati jalur ini. Sangat berbahaya jika dipaksakan karena konturnya yang ekstrem,” tegas Tony.

Imbauan ini didasarkan pada sejumlah kejadian kecelakaan di jalur tersebut. Pada masa libur Idulfitri lalu, terjadi kecelakaan fatal yang merenggut nyawa seorang pengendara asal Surabaya akibat rem blong. Selain itu, insiden serupa juga kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

“Untuk sementara jalur ini ditutup dulu. Ke depan apakah akan ditutup permanen atau dibuka kembali, kami masih menunggu instruksi pimpinan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batu, Aries Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan penghapusan Jalur Klemuk dari layanan Google Maps. Langkah ini dilakukan agar pengendara, khususnya dari luar daerah, tidak lagi diarahkan melewati jalur berbahaya tersebut.

“Sudah kami laporkan sekitar dua minggu lalu dan saat ini masih menunggu konfirmasi dari Google,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.