Pemprov NTB dan Kadin Indonesia Perkuat Sinergi Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

oleh -109 Dilihat
IMG 20260731 WA0019
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. (Arief Rahman)

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam mendorong investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut mengemuka dalam Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin NTB masa bakti 2025–2030 di Prime Plaza Hotel Mataram.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, memperkuat sektor-sektor produktif, serta mempercepat transformasi ekonomi daerah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Menurutnya, Pemprov NTB terus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha melalui penciptaan iklim investasi yang kondusif, penguatan kemitraan, serta pemberian kepastian bagi para investor. “Saya ingin menciptakan suasana yang benar-benar mendukung dunia usaha. Silakan teman-teman Kadin memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia untuk kegiatan maupun pertemuan dengan mitra bisnis,” ujar Iqbal.

Ia mengatakan, tantangan ekonomi global seharusnya dipandang sebagai peluang untuk melakukan transformasi melalui inovasi dan penguatan sektor-sektor unggulan. “Daripada terus fokus pada krisis, lebih baik kita fokus mencari peluang yang muncul dari setiap tantangan. Dunia sedang berubah dan cara berpikir kita juga harus berubah,” katanya.

Gubernur menjelaskan, pembangunan ekonomi NTB kini diarahkan pada sektor-sektor yang berkelanjutan. Seperti pertanian, agribisnis, agromaritim, agroforestri, industri garam, hingga ketahanan pangan, selain industri pengolahan dan pariwisata. Ia mengungkapkan Nilai Tukar Petani (NTP) NTB telah mencapai 131, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.

Sementara, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) berada di angka 135 yang menunjukkan meningkatnya produktivitas dan kesejahteraan petani. “Saya mengajak dunia usaha menjadikan sektor pertanian, agribisnis, agromaritim, agroforestri, dan ketahanan pangan sebagai peluang investasi baru yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Selain itu, Pemprov NTB terus memperkuat akses pembiayaan bagi UMKM dan mengembangkan model koperasi multipihak yang menghubungkan petani, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, distributor, hingga pasar dalam satu ekosistem ekonomi.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi NTB yang mencapai 13,24 persen dan menjadi salah satu yang tertinggi di Indonesia. “NTB adalah daerah dengan pertumbuhan ekonomi nomor dua di Indonesia. Ini harus kita syukuri dan kita beri apresiasi kepada pemerintah daerah beserta seluruh pelaku usaha yang telah bekerja keras,” katanya.

Menurut Anindya, pertumbuhan ekonomi NTB ditopang oleh berbagai sektor seperti industri pengolahan, pertambangan, pariwisata, pertanian, dan sektor produktif lainnya sehingga memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Ia juga mengapresiasi langkah Pemprov NTB membangun kolaborasi dengan Bali dan Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat konektivitas pariwisata, mengembangkan wellness tourism, serta membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan daerah.

Anindya menegaskan, Kadin Indonesia siap mempromosikan potensi investasi NTB melalui jejaring internasional, sekaligus memperkenalkan produk unggulan daerah kepada investor dan mitra bisnis global. Menurutnya, terdapat tiga sektor strategis yang perlu terus diperkuat bersama, yakni perdagangan, pekerja migran, dan UMKM. Ketiga sektor tersebut harus didukung dengan kepastian hukum, perizinan, dan regulasi agar mampu menarik investasi.

“Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan kemudahan, tetapi juga kepastian. Kepastian hukum, kepastian perizinan, dan kepastian regulasi menjadi kunci untuk menarik investasi,” tegasnya.

Ketua Kadin NTB, Faurani mengatakan, kepengurusan baru siap memperkuat sinergi dengan Pemprov NTB dalam mendukung pelaku usaha, khususnya UMKM dan wirausaha baru, serta menghimpun aspirasi dunia usaha sebagai bahan masukan bagi penyusunan kebijakan ekonomi daerah.

Pelantikan pengurus Kadin NTB periode 2025–2030 diharapkan menjadi momentum mempererat kemitraan strategis antara pemerintah dan dunia usaha guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperluas lapangan kerja, memperkuat sektor produktif, serta meningkatkan daya saing NTB sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.