Pendidikan Jadi Penentu IPM, Pemkab Lamongan Perluas Akses Beasiswa untuk Generasi Muda

oleh -209 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan beasiswa secara simbolis.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan beasiswa secara simbolis.

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan memperkuat strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses beasiswa pendidikan. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung target pembangunan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Beasiswa Lamongan Cerdas dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang dijalankan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lamongan dan Baznas Jawa Timur.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, kemajuan daerah tidak bisa dilepaskan dari kualitas pendidikan masyarakatnya. Menurut dia, pendidikan menjadi faktor utama dalam mendorong peningkatan peradaban sekaligus kesejahteraan daerah.

“Kemajuan daerah dapat dilihat dari perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ketika pendidikan maju, maka tingkat peradaban daerah juga akan maju,” tutur Pak Yes usai menyerahkan simbolis beasiswa Lamongan Cerdas kepada para penerima, baru-baru ini.

Yuhronur menyebutkan, IPM Kabupaten Lamongan saat ini mencapai 76,8 dan terus mengalami pertumbuhan positif. Capaian tersebut didorong oleh peningkatan indikator pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat.

Karena itu, ia meminta para penerima beasiswa memanfaatkan bantuan pendidikan tersebut secara optimal dan tetap percaya diri dalam meraih cita-cita.

Selain program Lamongan Cerdas, Pemkab Lamongan juga menjalankan sejumlah skema bantuan pendidikan lain, salah satunya Beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis). Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi generasi muda Lamongan.

Tak hanya kemampuan akademik, Yuhronur juga menilai penguatan soft skill penting dimiliki generasi muda, terutama terkait adab dan kemampuan bersosialisasi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Baznas Lamongan Bambang Eko Mulyono mengatakan, penyaluran beasiswa tahun ini menjangkau ratusan pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.

“Alhamdulillah pagi ini kita bersama bersyukur dapat menyalurkan beasiswa kepada ratusan penerima mulai jenjang santri, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa,” jelasnya.

Secara keseluruhan, sebanyak 218 penerima dari 68 lembaga memperoleh bantuan pendidikan dengan total nilai mencapai Rp 375,9 juta.

Rinciannya, sebanyak 138 santri dari 37 lembaga menerima bantuan Rp 1,8 juta setiap enam bulan. Selain itu, terdapat penerima dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga mahasiswa dengan nominal bantuan yang disesuaikan pada tiap jenjang pendidikan.

Program SKSS juga kembali dijalankan bagi 15 penerima dari empat lembaga pendidikan dengan bantuan sebesar Rp 2 juta setiap semester.

Selain dukungan dari Baznas Lamongan, Baznas Provinsi Jawa Timur turut menyalurkan beasiswa bagi 20 pelajar SMA/MA dan 15 mahasiswa asal Lamongan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.