KabarBaik.co – Kecelakaan maut di Tol Kebomas KM 14+800B, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, pada Sabtu (6/7), menyisakan pilu yang mendalam. Terutama bagi para korban yang selamat dari peristiwa mengerikan tersebut.
Salah satu korban selamat adalah Yayuk. Ia yang duduk di kursi belakang mobil Isuzu Elf A-7077-A tidak menyangka kecelakaan itu bisa terjadi. Padahal, Yayuk dan rombongan sedang dalam perjalanan menghadiri acara pernikahan di Kota Surabaya.
Ditanyai terkait detik-detik kecelakaan maut itu, Yayuk tak bisa mengingat banyak kronologi kejadiannya. Batin dan ucapnya hanya bisa bersyukur masih diberi selamat. Kendati kaki kirinya harus dibalut perban petugas IGD RSUD Ibnu Sina Gresik.
“(Mobil elf, red) langsung guling-guling gitu, Yaa Allah. Ngeri,” kata Yayuk sambil menutup dua telinganya, teringat peristiwa yang baru saja dialaminya. Yayuk masih bisa dimintai keterangan awak media di ruang IGD RSUD Ibnu Sina Gresik, Sabtu (6/7).
Pengalaman serupa juga dialami Ibu Ati. Dia mengalami luka di wajah sebelah kiri. Sepengetahuannya, elf hendak menyalip kendaraan di depannya. Tiba-tiba ada truk trailer bermuatan kayu gelondongan besar melaju dari belakang.
“Mobil (elf) langsung guling-guling,” tambah Ibu Ati.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Jatim telah membeberkan kronologi kecelakaan mengerikan yang melibatkan mobil elf dan truk trailer di Tol Kebomas KM 14+800 B, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Sabtu (6/7).
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Imet Chaerudin Tamsil dalam laporannya menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi di jalur arah Surabaya, sekitar 09.15 WIB.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni mobil Isuzu Elf bernopol S-7077-A yang membawa 17 orang, itu termasuk sopir dan satu anak kecil. Serta truk trailer dengan nopol W-9941-UD bermuatan kayu gelondongan.
AKBP Imet mengungkapkan, peristiwa nahas ini adalah kecelakaan lalu lintas tabrak belakang. “Semula kedua kendaraan sama-sama melaju dari barat ke timur, ruas Tol Kebomas arah Surabaya. Arus lalu lintas ramai lancar dan cuaca cerah,” jelasnya.
Sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi mobil elf Lamidin, 49 tahun, asal Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro yang melaju di lajur kiri hendak mendahului kendaraan lain di depannya.
“(Mobil elf, red) Ke kanan tanpa melihat situasi arus lalin yang berada di lajur kanan sehingga tertabrak truk yang sedang melaju di lajur kanan tersebut,” imbuh Imet.
Truk Tractor Head W-9941-UD itu dikemudikan oleh Rahmat Efendi, 43 tahun, warga Tembeling, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
Masih menurut AKBP Imet, pengemudi truk trailer sudah berupaya mengerem dan menghindar ke kanan sampai naik ke pembatas tengah median jalan. Namun kecelakaan lalu lintas tabrak belakang tidak bisa terhindarkan.
Posisi terakhir truk bermuatan berat itu menyasak median pembatas jalan tol. Sementara mobil elf berwarna kuning terbalik dan ringsek parah di bagian depan.
“Dua orang meninggal dunia yakni pengemudi elf dan penumpang, serta satu korban mengalami luka berat. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp 50 juta,” tambahnya lagi.
“Menurut analisis petugas, kecelakaan terjadi karena pengemudi elf kurang hati-hati dan antisipasi dalam mengemudi,” sambung AKBP Imet memungkasi.
Data korban kecelakaan maut Tol Kebomas 14.800/B, Gresik.
*Meninggal Dunia/RSUD Ibnu Sina Gresik*
1. Lamidin/pengemudi Elf
2. Ibu Mugiarti/penumpang elf
*Luka Berat/RS Semen Gresik*
1. Ibu Nawan/luka patah tangan kiri dan kaki kiri.
*Luka Ringan/RSUD Ibnu Sina Gresik*
1. Anak Wahyu
2. Ibu Sulistiani
3. Ibu Winarti
4. Ibu Zunaroh
5. Ibu Umi Kulsum
6. Ibu Suparmi
7. Bapak Hanto
8. Ibu Yayuk
9. Ibu Roni Hariati
10. Bapak M Aslan
11. Bapak Santoso
*Sehat/tidak dirawat*
1. Ibu Anik Wayuni
2. Bapak Mudiaro
3. Bapak Edi. (*)






