
KabarBaik.co – Menjelang puncak pelaksanaan ibadah Haji tahun 2025, otoritas Arab Saudi kembali menegaskan komitmennya terhadap keamanan dan kesehatan para jemaah. Hal ini disampaikan dalam Grand Hajj Symposium yang digelar di Jeddah, Minggu (1/6).
Keamanan Jemaah Dijamin Sepenuhnya
Letnan Jenderal Mohammed bin Abdullah Al Bassami, Direktur Keamanan Publik Kerajaan Arab Saudi, menegaskan bahwa keamanan merupakan prioritas mutlak dalam penyelenggaraan Haji. “Keamanan sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh semua jemaah saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya maksimal akan dilakukan untuk memberikan dan mengatur keamanan bagi jemaah dari seluruh dunia, serta masyarakat umum lainnya sebaik mungkin. Pernyataan ini kembali menegaskan fokus Kerajaan Arab Saudi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai bagi jutaan jemaah yang datang setiap tahunnya.
Strategi Kesehatan Menyeluruh bagi Jemaah
Sementara itu, Menteri Kesehatan Arab Saudi, Dr. Fahad Abdulrahman Al Jalajel, memaparkan strategi komprehensif dalam menjaga kesehatan jemaah. Ia menyoroti pentingnya kesiapan dalam upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan selama musim Haji.
“Penggunaan payung, menjaga kebersihan, dan peningkatan layanan unit medis di fasilitas kesehatan yang ada merupakan langkah awal bagi jemaah untuk mendukung layanan medis kami,” jelas Dr. Al Jalajel.
Lebih lanjut, dia menyampaikan kebanggaannya terhadap kesiapsiagaan unit gawat darurat medis yang tanggap dan gesit. Unit ini akan menyediakan layanan pemantauan khusus selama “satu jam” atau hingga 60 menit, guna memastikan setiap pasien mendapatkan layanan siaga terbaik. Inisiatif ini mencerminkan langkah proaktif Kementerian Kesehatan dalam memberikan respons cepat dan efektif terhadap kebutuhan medis jemaah, khususnya dalam situasi darurat.
Pernyataan dari kedua pejabat tinggi tersebut menegaskan sinergisitas dan komitmen besar Arab Saudi dalam menyukseskan penyelenggaraan Haji 2025, dengan fokus utama pada keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan seluruh jemaah. (*)







