KabarBaik.co – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik memastikan armada pengangkut sampah tetap dalam kondisi prima. Salah satunya melalui perawatan di bengkel khusus.
Kepala UPT Tempat Pembuangan Akhir (TPA) DLH Gresik Purwaningtyas Noor Mariansyah atau akrab disapa Wawan, mengatakan sebanyak 33 unit truk sampah aktif beroperasi setiap hari sepanjang 2024 hingga 2025. “Yang aktif jalan sehari hari 33 unit. Di 2024 dan 2025 masih sama,” katanya, Senin (22/9).
Kinerja truk yang stabil itu tidak lepas dari adanya bengkel perawatan internal DLH. Bengkel yang berlokasi di area TPA tersebut dilengkapi dengan empat teknisi dan satu koordinator yang bertugas menjaga performa kendaraan.
Perawatan ringan seperti penggantian oli dan filter dilakukan secara berkala. Menurut Wawan, hingga kini belum ada kerusakan berat, hanya perawatan sedang yang biasanya membutuhkan waktu paling lama satu minggu.
Ketika sedang perawatan sedaang tersebut, untuk mengantisipasi gangguan operasional, DLH juga menyiapkan tiga unit dump truck cadangan sebagai armada pengganti.
Di luar itu, disiplin sopir menjadi bagian penting. Setiap pengemudi diwajibkan melakukan pengecekan kondisi kendaraan sebelum berangkat. Dengan sistem seperti ini, mayoritas truk pengangkut sampah DLH Gresik tampak tetap dalam kondisi prima di lapangan. “Sudah menjadi SOP sopir, untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum berangkat,” ujarnya.
Namun Wawan tidak menutup mata terhadap pekerjaan rumah yang masih membayang. Bak kontainer truk sampah sering kali cepat keropos akibat dominasi sampah organik yang bersifat korosif. “Kalau sampah organik bisa tuntas di hulu, mungkin bak kontainer akan lebih awet,” katanya.
Dengan 33 truk yang terjaga prima, DLH Gresik menegaskan pengangkutan sampah harian masih dapat dikendalikan.(*)






