Percepat Pembangunan Gedung FIKKIA Unair, Dewan dan Pemkab Banyuwangi Gelar Koordinasi

oleh -92 Dilihat
IMG 20260114 WA0019 1
Rapat kerja membahas pembangunan gedung Unair di Banyuwangi.

KabarBaik.co – DPRD Banyuwangi bersama jajaran eksekutif mendorong percepatan pembangunan gedung Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair di Banyuwangi. Hal itu dibahas dalam rapat kerja yang berlangsung di gedung DPRD, Selasa (13/1).

Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Hj. Siti Mafrochatin Ni’mah, mengatakan kehadiran kampus UNAIR sebagai upaya memperkuat pengembangan pendidikan tinggi di daerah. Rapat kerja tersebut membahas berbagai kendala yang selama ini menghambat realisasi pembangunan gedung FIKKIA UNAIR di Banyuwangi.

“Kita berupaya mengurai persoalan yang menjadi hambatan proses pembangunan dan pengembangan prodi UNAIR Banyuwangi,” kata Ni’mah.

Ia menjelaskan, hingga kini pembangunan gedung FIKKIA belum terlaksana karena terkendala persoalan administrasi lahan hibah milik pemerintah daerah yang belum mendapatkan persetujuan DPRD untuk proses sertifikasi.

“Pihak FIKKIA UNAIR maupun BPN meminta persetujuan DPRD mengenai lahan aset daerah yang dihibahkan di beberapa titik untuk proses sertifikat,” ujarnya.

Ni’mah menyebut, sesuai ketentuan dalam PP Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah dan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016, aset daerah yang dihibahkan harus bersertifikat agar memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi penerima hibah.

DPRD Banyuwangi, lanjut dia, akan mendorong pihak eksekutif untuk segera menindaklanjuti proses sertifikasi lahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar pembangunan dapat segera direalisasikan.

“UNAIR sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp30 miliar untuk pembangunan gedung baru FIKKIA di Banyuwangi,” ucapnya.

Sementara itu, Dekan FIKKIA UNAIR, Dr. Rahadian Indarto Susilo, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Banyuwangi. Ia mengatakan pengembangan fasilitas menjadi salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan yang telah berjalan sejak 2014.

“Saat ini kami sudah memiliki program studi kedokteran di Banyuwangi. Untuk meningkatkan kualitas itu, kami akan membangun fasilitas gedung baru,” ujarnya.

Menurut Rahadian, pembangunan akan dilakukan di dua lokasi. Pertama, di Kelurahan Mojopanggung, Kecamatan Giri, untuk kampus kedokteran dan kesehatan masyarakat. Kedua, di Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, untuk pengembangan kedokteran hewan, perikanan, dan akuakultur, termasuk pembangunan rumah sakit pendidikan dan rumah sakit hewan.

Revitalisasi gedung FIKKIA di Mojopanggung direncanakan mulai dilaksanakan pada 2026 dengan target bangunan tujuh lantai. Sementara pembangunan kampus di Desa Kedayunan masih dalam tahap penyiapan infrastruktur dasar seperti akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.