Percepatan Visa dan Fast Track Mecca Road: Kesiapan Embarkasi Surabaya Sambut Keberangkatan Jemaah Haji

oleh -112 Dilihat
WhatsApp Image 2025 04 27 at 13.34.33
Proses penyelesaian visa jemaah haji Embarkasi Surabaya terus dikebut. (Foto: Dani)

KabarBaik.co – Proses penyelesaian visa jemaah haji Embarkasi Surabaya terus dikebut. Dari total 97 kloter, sebanyak 79 kloter telah rampung proses visa hajinya. Dengan demikian, tersisa 18 kloter lagi yang masih dalam proses penyelesaian visa. Jemaah ini berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dijadwalkan mulai berangkat ke Tanah Suci pada 2 Mei mendatang, dimulai dari kloter pertama asal Tulungagung.

Mohammad As’adul Anam, kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur, menyampaikan bahwa sebanyak 36.845 paspor jemaah dan petugas haji telah diunggah ke Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Hal ini mempermudah proses verifikasi dan pengajuan visa ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.

“Semua jemaah haji Embarkasi Surabaya sudah memiliki paspor. Saat ini visa haji untuk 79 kloter, atau sebanyak 30.020 jemaah, telah selesai. Sisa 18 kloter masih dalam proses,” ujar Anam, Minggu (27/4)

Anam menjelaskan, percepatan ini dilakukan berdasarkan kloter, sesuai kebijakan dari syarikah (perusahaan penyedia layanan haji). Meskipun Arab Saudi harus melayani jemaah haji dari seluruh dunia, proses penerbitan visa berjalan lancar. Dalam setiap visa, sudah tertera syarikah yang bertanggung jawab melayani kebutuhan jemaah selama di Tanah Suci.

Selain persiapan visa, proses dokumen ini juga terintegrasi dengan fast track Mecca Road di Bandara Internasional Juanda. Anam memastikan kesiapan sistem Mecca Road yang akan dioperasikan di gate 13, 14, dan 15 Terminal 2. Sistem ini diharapkan mempersingkat waktu keberangkatan dan kedatangan jemaah.

“Insya Allah sistem aplikasi Mecca Road dari Pemerintah Arab Saudi sudah siap hari ini. Pihak imigrasi Arab Saudi dijadwalkan tiba di Indonesia pada 29 April untuk memulai implementasi langsung di lapangan,” jelas Anam.

Menurut Anam, kehadiran fast track ini memungkinkan jemaah haji dari Embarkasi Surabaya tiba di bandara lebih awal, sekitar tujuh jam sebelum waktu take off. Hal ini memberikan waktu yang cukup untuk mengatasi kendala teknis yang mungkin terjadi terkait dokumen jemaah.

“Proses fast track diperkirakan hanya membutuhkan waktu tiga jam. Dengan demikian, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan dokumen di Tanah Suci. Ini akan mempercepat proses mereka setibanya di sana,” kata Anam.

Anam juga memastikan kesiapan teknis fast track setelah meninjau lokasi di Bandara Juanda pada hari Rabu sebelumnya. Instalasi pendukung telah dipasang, termasuk infrastruktur di gate yang akan digunakan. Dengan langkah ini, diharapkan keberangkatan jemaah haji tahun ini berjalan lancar dan tanpa hambatan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.