KabarBaik.co, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personelnya dalam menghadapi situasi darurat.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui agenda Pelatihan dan Penguatan Kapasitas Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) yang digelar pada Sabtu (13/6).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor BPBD Kabupaten Jember ini ditujukan khusus bagi Tim Reaksi Cepat (TRC), Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), serta Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna).
Kepala BPBD Jember, Edy Budi mengatakan untuk memaksimalkan materi medis, BPBD Jember menggandeng RSD dr. Soebandi sebagai mitra strategis dalam menghadirkan pemateri ahli.
Pelatihan intensif ini diikuti oleh 47 staf BPBD Kabupaten Jember.
“Peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung dari 5 tenaga medis profesional RSD dr. Soebandi,” ujar Edy.
Ia juga menyampaikan, salah satu narasumber utama, Sugiono Tri G memaparkan materi-materi krusial dalam penyelamatan pertama. ia menyebut metode pemilahan kondisi korban berdasarkan tingkat keparahan.
Selain itu Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau langkah awal menyelamatkan nyawa saat terjadi henti jantung atau napas.
Tidak hanya mendengarkan paparan teori, seluruh peserta juga diwajibkan mengikuti simulasi langsung terkait tindakan BHD, pembidaian, serta teknik evakuasi korban di lapangan.
“Pelatihan ini sangat penting agar seluruh personel TRC dan tim lapangan memiliki pemahaman medis dasar yang seragam, cepat, dan tepat saat melakukan penanganan darurat di lokasi bencana,” pungkas Edy.(*)






