Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Jember Gelar Simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana di SDN Patrang 02

oleh -209 Dilihat
Kegiatan Simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana oleh BPBD Jember. (Foto: Ist)
Kegiatan Simulasi Satuan Pendidikan Aman Bencana oleh BPBD Jember. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus berkomitmen membangun budaya sadar bencana sejak dini. Berkolaborasi dengan berbagai lintas sektor, BPBD Jember sukses menggelar program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SDN Patrang 02, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas permohonan sosialisasi dan simulasi SPAB yang diajukan oleh pihak sekolah. Langkah preventif ini bertujuan untuk memberikan bekal kesiapsiagaan bagi seluruh warga sekolah dalam menghadapi potensi ancaman bencana.

Agenda ini tidak hanya melibatkan personel BPBD Kabupaten Jember, tetapi juga didukung penuh oleh Sekretariat Bersama (Sekber) SPAB, unsur TNI dari Koramil Patrang, Polri dari Polsek Patrang, Satpol PP Kecamatan Patrang, serta tim medis dari Puskesmas Patrang.

Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada penguatan kapasitas Tim Siaga Bencana Sekolah yang telah dibentuk, sekaligus mengedukasi para siswa dan guru.

“Melalui program SPAB ini, kami ingin memastikan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar yang nyaman, tetapi juga aman dan memiliki sistem mitigasi yang mandiri saat situasi darurat terjadi,” ujar Edy, Kamis (18/6).

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang dikemas secara interaktif.

BPBD Jember memberikan pemahaman dasar mengenai risiko dan potensi bencana di lingkungan sekitar kepada para murid.

“Tim Sekber SPAB memaparkan 10 langkah implementasi SPAB serta penerapan prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dalam penanggulangan bencana di sekolah,” jelasnya.

Selain menerima materi, puncak dari kegiatan ini adalah melatih keterampilan praktis. Para siswa dan guru disimulasikan menghadapi situasi darurat untuk memantapkan prosedur evakuasi mandiri.

Melalui simulasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran (awareness) dan kesiapsiagaan Tim Siaga Bencana Sekolah dan mengasah keterampilan taktis Tim Siaga Bencana dalam aksi pengurangan risiko bencana di sekolah.

Kegiatan yang berjalan lancar dan kondusif ini diharapkan dapat menjadi role model bagi satuan pendidikan lain di Kabupaten Jember dalam mewujudkan sekolah yang tangguh dan responsif terhadap bencana.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.