KabarBaik.co, Bima – Tim Persebi Bima resmi melangkah ke putaran Liga 4 Nasional dan akan mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB) di kompetisi sepak bola tingkat nasional yang digelar di Purwakarta, Jawa Barat.
Keberhasilan Persebi menembus level nasional mendapat perhatian langsung dari Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri, yang melepas keberangkatan skuad Persebi di Kota Bima, Rabu (26/5).
Dalam sambutannya, Wagub menegaskan kelolosan Persebi menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTB sekaligus bukti bahwa sepak bola daerah mampu bersaing di level nasional. “Kami bangga karena tahun ini Persebi bersama tim dari Kabupaten Lombok Utara berhasil mewakili NTB di Liga 4 Nasional,” ujar Indah.
Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi bagi generasi muda NTB untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Ia juga menyampaikan salam dan dukungan dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, kepada seluruh pemain dan official tim yang akan bertanding membawa nama daerah.
Wagub meminta seluruh pemain menjaga disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti kompetisi nasional tersebut. “Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Pergilah untuk berjuang dan kembalilah dengan kemenangan,” pesannya.
Pelepasan tim berlangsung penuh semangat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota, Kapolres Bima Kabupaten, jajaran KONI, serta KCD Dikbud Provinsi NTB.
Sementara itu, Pelatih Persebi Samsyudin mengaku optimistis timnya mampu tampil maksimal meski akan menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami sadar tantangan di Liga 4 Nasional jauh lebih berat. Tapi saya yakin pemain kami punya kualitas dan semangat juang yang tinggi,” katanya.
Persebi dijadwalkan bertanding di Stadion Mulawarman, Purwakarta, dalam lanjutan Liga 4 Nasional. Tim berangkat dari Bima menuju Mataram melalui jalur darat sebelum melanjutkan penerbangan dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid menuju Jakarta dan dilanjutkan ke Purwakarta. (*)








