KabarBaik.co, Gresik – PT Petrokimia Gresik (Persero) meraih penghargaan Gold Winner kategori Program Media Relations Terbaik dalam ajang Media Relations Award 2026 yang diselenggarakan Serikat Perusahaan Pers (SPS). Penghargaan tersebut diberikan atas program Petrokimia Gresik Media Award (PMA) yang dinilai berhasil membangun hubungan strategis dengan insan media melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan di Jakarta, baru-baru ini. Ajang ini diikuti 186 karya dari 52 korporasi, institusi, dan perguruan tinggi di Indonesia.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam membangun hubungan media yang terbuka, profesional, dan berkelanjutan.
“Media memiliki peran penting dalam menjembatani informasi antara perusahaan dan masyarakat. Karena itu, kami tidak hanya menyediakan informasi, tetapi juga membuka ruang dialog dan pembelajaran bersama agar berbagai isu strategis dapat dipahami secara lebih utuh,” ujar Daconi, dalam keterangannya dikutip Kamis (6/8).
Menurut dia, PMA tidak hanya menjadi ajang kompetisi karya jurnalistik, tetapi juga dirancang sebagai wadah edukasi dan interaksi bagi wartawan yang bertugas di Kabupaten Gresik. Program tersebut digelar rutin setiap caturwulan untuk memperkuat pemahaman media terhadap berbagai isu strategis di sektor pupuk dan agroindustri.
Melalui program itu, wartawan memperoleh kesempatan mempelajari proses bisnis perusahaan, kebijakan pupuk bersubsidi, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), lingkungan, keberlanjutan, hingga isu ketahanan pangan.
Kegiatan PMA dikemas secara interaktif melalui sharing session, diskusi tematik, kuis edukatif, simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), simulasi penanganan kebakaran, hingga pelatihan pertolongan pertama dan resusitasi jantung paru (CPR).
“Pemahaman yang utuh terhadap suatu isu akan membantu media menyampaikan informasi kepada masyarakat secara semakin akurat dan berimbang. Hal ini penting, terutama untuk isu strategis seperti pupuk bersubsidi, lingkungan, keselamatan kerja, dan ketahanan pangan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ungkap Daconi.
PMA juga memberikan apresiasi terhadap karya jurnalistik dari media daring, cetak, dan televisi melalui sejumlah kategori, seperti Karya Jurnalistik Terbanyak, Karya Jurnalistik Terbaik, dan Karya Non-rilis Terbaik. Khusus kategori non-rilis, wartawan didorong menggali informasi lebih mendalam di luar materi siaran pers, mulai dari kinerja perusahaan, program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), inovasi, hingga kontribusi Petrokimia Gresik bagi masyarakat.
Sepanjang 2025, program tersebut melibatkan 78 wartawan dengan tingkat kepuasan dan pemahaman peserta mencapai 88,76 persen. Capaian itu menunjukkan PMA tidak hanya memperkuat hubungan perusahaan dengan media, tetapi juga meningkatkan pemahaman wartawan terhadap industri pupuk.
Dalam kompetisi Media Relations Award 2026, Petrokimia Gresik meraih Gold Winner melalui karya bertajuk “Beyond Exposure: Program Petrokimia Gresik Media Award (PMA)”. Program ini dinilai menghadirkan pendekatan media relations yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga membangun kemitraan melalui edukasi, keterlibatan, dan pengalaman langsung.
“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi perusahaan. Ke depan, Petrokimia Gresik akan terus memperluas ruang dialog, memperkuat keterbukaan informasi, dan mendukung media dalam menghadirkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Daconi.(*)







