Pimpin Apel Operasi Lilin 2025, Wali Kota Malang Pastikan Keamanan Pelaksanaan Nataru 

oleh -69 Dilihat
IMG 20251219 WA0018 1
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Kapolresta Malang Kota, Nanang Haryono dan Dandim memberikan tanda dimulainya Operasi Lilin 2025. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama TNI dan Polri menggelar Apel Operasi Lilin 2025 di halaman Balaikota Malang, Jumat (19/12). Acara tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan personel menghadapi perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Dalam kegiatan tersebut, pembina upacara, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, membacakan sambutan Kapolri. Dia menegaskan bahwa apel ini merupakan agenda rutin tahunan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur Nataru.

“Setiap tahun kita mengagendakan apel kesiapsiagaan menghadapi Nataru. Tidak hanya soal pengamanan arus masyarakat yang datang ke Kota Malang, tetapi juga pengamanan pelaksanaan ibadah Natal serta kesiapan menghadapi potensi bencana,” ujar Wahyu, Jumat (19/12).

Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci terciptanya suasana aman dan kondusif selama libur akhir tahun.

“Sinergi yang baik antara TNI, Polri, organisasi masyarakat, dan organisasi keagamaan terus kita perkuat. Bahkan Pam Swakarsa dan Siskamling di tingkat kelurahan hingga RT dan RW kembali dihidupkan agar masyarakat bisa menikmati libur Nataru dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Menurut Wahyu, berbagai potensi gangguan keamanan telah diantisipasi oleh jajaran TNI dan Polri melalui pelaksanaan Operasi Lilin 2025, sehingga masyarakat diharapkan dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir.

Tak hanya membahas pengamanan Nataru, dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang juga menyampaikan komitmen Pemkot Malang dalam membantu mahasiswa yang terdampak bencana alam di sejumlah daerah, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Pemkot Malang menyalurkan bantuan kepada mahasiswa yang kesulitan berkomunikasi dengan keluarga serta mengalami hambatan biaya akibat dampak bencana di daerah asal.

“Kami bersama Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan, termasuk pengiriman sekitar 30 truk bantuan melalui Bandara Abdul Rachman Saleh dan Pelabuhan Tanjung Perak. Bantuan ini juga kami arahkan kepada mahasiswa yang keluarganya terdampak,” ungkap Wahyu.

Total terdapat 122 mahasiswa penerima bantuan. Pemkot Malang juga membuka ruang koordinasi melalui FPK serta menggandeng Forum Rektor untuk memberikan keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Ini bentuk kehadiran pemerintah. Tidak hanya membantu warga yang terdampak langsung di daerah bencana, tetapi juga mahasiswa di Kota Malang yang keluarganya masih mengalami kesulitan,” tegas Wahyu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.