PKL Resmi Keluhkan Pedagang Liar di Trotoar Lingkar Alun-Alun Kota Batu

oleh -15 Dilihat
IMG 20260220 WA0115
Pedagang di luar area Alun-alun Kota Batu. (Foto: P. Priyono)

KabarBaik.co, Batu – Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kota Batu kembali mengeluhkan maraknya pedagang liar yang berjualan di area terlarang sekitar Alun-Alun Kota Batu. Keberadaan mereka dinilai merugikan pedagang resmi yang telah mengurus izin dan membayar retribusi sesuai zonasi yang ditetapkan pemerintah.

Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Kota Batu, Puspita Hedisari, menyebut sejumlah titik yang seharusnya steril justru ditempati pedagang tanpa izin. Salah satunya trotoar lingkar Alun-Alun Kota Batu yang kerap dipenuhi lapak. Ia menegaskan, pedagang resmi tidak meminta perlakuan khusus, melainkan kepastian hukum agar usaha mereka dapat berjalan sehat dan adil.

“Dengan penegakan hukum yang tegas, pedagang kecil yang telah mengikuti aturan dapat tetap bertahan dan ekonomi mereka tidak tergerus secara perlahan,” ujar Puspita, Jumat (20/2). Menurutnya, keberadaan PKL liar mulai marak sejak menjelang libur Natal.

Meski razia telah beberapa kali dilakukan oleh penegak peraturan daerah, pengawasan dinilai belum konsisten. “Setiap penertiban mereka pergi. Tapi setelah petugas meninggalkan lokasi, PKL-nya datang lagi,” ungkapnya.

Puspita mengungkapkan jumlah pedagang liar cukup banyak. Bahkan lebih dari 50 orang yang berjualan hingga melingkari jalan protokol di sekitar kawasan Alun-Alun. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap omzet pedagang resmi yang menempati lokasi di area dalam.

Pada musim liburan, pedagang liar disebut sudah beroperasi sejak siang hari dan semakin ramai pada malam hari. Akibatnya, pengunjung cenderung berbelanja di area luar dan tidak masuk ke zona resmi. “Kami berharap aturan yang sama dapat diterapkan kepada seluruh pedagang tanpa pengecualian,” tegasnya.

Paguyuban PKL Kota Batu pun meminta pemerintah menegakkan aturan secara konsisten dan menyeluruh agar tercipta persaingan usaha yang sehat di kawasan wisata tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.