Pladu Bendungan Wlingi Telan Korban, Warga Kesamben Blitar Hilang di Sungai Brantas

oleh -597 Dilihat
Korban selamat akibat terseret arus Sungai Brantas.
Korban selamat akibat terseret arus Sungai Brantas.

KabarBaik.co, Blitar – Kegiatan flushing atau penggelontoran air di wilayah PLTA Jegu Wlingi Raya, Senin (18/5), berujung insiden nahas. Seorang warga asal Kecamatan Kesamben, Blitar dilaporkan hanyut dan hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan.

Korban diketahui bernama Isnaini, warga Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat banyak warga mendatangi aliran sungai untuk mengambil ikan yang bermunculan akibat flushing.

Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Blitar, derasnya arus sungai diduga membuat korban terseret dan hilang. Informasi awal kejadian diterima dari Ali Purwanto, adik ipar korban, yang mengetahui korban hanyut di sekitar aliran Sungai Jegu.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Wahyudi mengatakan, hingga kini tim gabungan masih melakukan penyisiran di sejumlah titik aliran sungai untuk mencari korban.

“Korban atas nama Isnaini masih dalam proses pencarian. Tim terus melakukan assessment dan penyisiran bersama unsur terkait,” ujarnya, Senin (18/5).

Selain korban hilang, dua warga lain juga sempat mengalami insiden serupa namun berhasil selamat. Salah satunya Badi’, warga Kecamatan Selopuro, yang berhasil menyelamatkan diri setelah sempat terseret arus.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke kantor polisi guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, di lokasi berbeda tepatnya kawasan Kedung Ketek Jegu, seorang warga bernama Yasmani asal Kelurahan Kesatrean, Kecamatan Kanigoro, juga dilaporkan hanyut akibat kelelahan saat berada di sungai.

Beruntung korban berhasil diselamatkan warga sekitar sebelum akhirnya dipulangkan oleh perangkat desa.

Wahyudi mengungkapkan, kegiatan flushing memang menyebabkan debit air meningkat secara mendadak. Karena itu masyarakat diminta tidak mendekati bantaran sungai selama proses penggelontoran berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sekitar aliran Sungai Brantas saat flushing berlangsung karena arus bisa meningkat sewaktu-waktu dan sangat berbahaya,” tegasnya.

Proses pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Blitar, TNI, Polri, PMI, ORARI, RAPI, serta relawan dan perangkat desa setempat. Hingga laporan dikirimkan, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan pencarian masih terus dilakukan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.