Polisi Banyuwangi Sambangi Petani di Sela Jaga Kamtibmas

oleh -381 Dilihat
Kapolsek Licin, AKP Taufan sat menemui petani tomat di Desa Kluncing

KabarBaik.co – Polisi belakangan tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional, polisi kali ini juga dituntut membantu petani dalam memastikan kelancaran produksi.

Salah satunya seperti di Kecamatan Licin, Banyuwangi. Disela kesibukannya, Kapolsek Licin, AKP Taufan Akbar menyambangi petani di Desa Kluncing, Selasa (17/6).

Di sana, Taufan berbincang dengan petani tomat. Ia menanyakan bagaimana pertumbuhan tanaman, perkiraan masa panen, harga serta apa kendala yang dihadapi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberhasilan program yang tidak hanya menjamin ketersediaan bahan pangan tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan petani lokal,” kata Taufan.

Tomat dikenal sebagai salah satu buah yang dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi bagi masyarakat Banyuwangi yang notabene penyuka makanan pedas. Tomat adalah salah satu bahan baku sambal.

“Menjelang perayaan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram atau bertepatan dengan 27 Juni 2025 tentunya terjadi fluktuasi permintaan pasar akan tomat, selain itu diharapkan menjadi salah satu solusi inovatif untuk mendukung swasembada pangan,” ujar AKP Taufan.

Dalam kunjungannya,AKP Taufan merekomendasikan pengembangan metode bercocok tanam dan sayuran. Hal tersebut dinilai cocok. Sebab dinilai lebih efisien dalam hal perawatan, biaya serta cepat produksi dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan menggandeng unsur pemuda serta masyarakat, pengembangan UMKM sektor pertanian ini terus digerakkan untuk memajukan perekonomian masyarakat. Kedepan Bhabinkamtibmas dan Pemerintahan Desa Kluncing, akan mengembangkan penanaman cabai dan sayuran ini, dengan memberdayakan dana BUMDES. Sehingga tepat sasaran dan manfaat bagi masyarakat dapat dirasakan,” terang Kapolsek Licin.

Selanjutnya, Kapolsek Licin berkomitmen bersama masyarakat setempat mengembangkan budidaya sayur, cabai dan buah. Tentunya melalui sektor UMKM, dengan menitik beratkan mengajak generasi muda membuat inovasi, terutama dibidang pertanian.

“Disini potensi-potensi ide kreatif dari pemuda kita akomodir dan kita dukung. Maka Alhamdulilah berhasil dan diikuti masyarakat dengan total  saat ini sudah ada delapan tempat pengembangan petani, di Desa Kluncing, Desa Banjar, Desa Kelun, Desa Licin, Desa Pakel, Desa Segobang, Desa Tamansari dan Desa Gumuk. Kemudian, kita bersama pemerintah desa dan unsur terkait telah melakukan musyawarah,bahkan pemerintah desa sendiri pun berencana mengembangkan metode tanam, melalui dana BUMDES  bekerjasama dengan para petani,” jelasnya.

“Semoga kedepan sektor UMKM, khususnya Kecamatan Licin bergerak di bidang pertanian dapat di contoh Kecamatan yang lainnya. Sehingga terciptanya lapangan pekerjaan baru, dan dapat meningkatkan perekonomian, kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.