Polisi Bekali Tenaga Pendidik Tentang Bahaya Pornografi pada Anak

Reporter: Yudha
Editor: Gagah Saputra
oleh -415 Dilihat
Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo saat memberikan materi bahaya pornografi pada anak.

KabarBaik.co – Di era keterbukaan informasi seperti saat ini, beragam bahkan ribuan informasi dapat kita dapatkan hanya dengan menggunakan gawai yang ada di genggaman tangan. Tak hanya informasi baik, namun juga informasi yang kurang baik, seperti informasi nagtif pornografi. Bahkan dampak negative pornografi saat ini bisa mengakibatkan pergaulan bebas hingga merusak mental para generasi muda.

Untuk mencegah hal ini semakin meluas, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo Iptu Utun Utami mengajak seluruh stake holder yang ada di dunia Pendidikan untuk turut serta memberikan perhatian khusus pada anak- anak usia sekolah.

Baca juga:  Serunya Ribuan Polisi Cilik Adu Kebolehan Baris Berbaris Rebutkan Piala Kapolda Jatim

Saat menjadi narasumber workshop Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) di SMP Negeri 2 Krembung, ia menyampaikan bahwasanya era industri 4.0 juga membawa dampak buruk bagi generasi bangsa apabila tidak diantisipasi dengan baik. Seperti diketahui ada pengaruh pornografi, bullying dan sebagainya yang harus diantisipasi.

Hal ini ia sampaikan di depan ratusan Guru yang hadir sebagi peserta workshop. Iptu Utun menegaskan sebagi sebuah lembaga Pendidikan, sekolah harus memiliki upaya screening penggunaan gadget pada anak didik. bukan untuk melanggar privasi, namun lebih kepada upaya pencegahan bahay pornografi.

“Terutama adanya edukasi pendidikan moral maupun keagamaan berguna sebagai benteng murid terhadap pengaruh buruk dari kemajuan teknologi, seperti pornografi dan bullying,” kata Utun usai acara workshop di SMP Negeri 2 Krembung, Rabu (10/7).

Baca juga:  Membanggakan! Polresta Sidoarjo Raih 3 Penghargaan Prestisius dari Polda Jatim

Terlebih saat ini, gadget seperti handphone sudah lazim dioperasikan oleh anak usia sekolah. Meski ada anak yang menggunakan handphone untuk keperluan informasi sekolah, namun juga tak sedikit yang menggunakan untuk keperluan lain, main game misalnya.

Sebab itu, menurut Iptu Utun Utami di sekolah haruslah ada screening penggunaan gadget bagi siswa-siswi. Terutama adanya edukasi pendidikan moral maupun keagamaan berguna sebagai benteng pelajar terhadap pengaruh buruk dari kemajuan teknologi.

Baca juga:  Membanggakan! Kapolresta Sidoarjo Raih Pin Emas Kapolri di Momen Hari Lahir Pancasila

“Selain edukasi pendidikan moral bagi siswa-siswi, kami juga sampaikan kepada para guru atau pihak sekolah bahwa pihak kepolisian ada unit PPA untuk melakukan pendampingan dan perlindungan bagi kaum perempuan dan anak dari bahaya kekerasan maupun pelecehan seksual,” ujarnya.

Salah satu guru SMPN 2 Krembung Abdul Gofur mengatakan, kerjasama penyampaian materi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo serta Polresta Sidoarjo sangat baik.

“Selain untuk menunjang kreatifitas, wawasan guru juga bermanfaat bagi langkah guru mewujudkan kesejahteraan anak didiknya,” tandasnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.