KabarBaik.co – Polisi mengungkap penyebab aksi ngamuknya seorang pria berinisial P, 44, di Kelurahan Ledok Wetan, Bojonegoro, pada Minggu (14/12) malam. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui mengonsumsi obat batuk dalam dosis berlebihan atau overdosis sebelum menjalankan aksinya.
Akibat pengaruh zat tersebut, P dilaporkan mengamuk sambil membawa senjata tajam berupa celurit dan merusak sejumlah fasilitas umum. Aksi itu sempat membuat warga sekitar panik hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Bayu Adjie Sudarmono mengatakan penyidik menemukan indikasi kuat pelaku berada di bawah pengaruh zat berbahaya. Dari pengakuan pelaku, ia mengonsumsi sepuluh butir obat batuk secara bersamaan sebelum kejadian.
“Dari pemeriksaan sementara, komunikasinya masih koheren. Namun, faktor konsumsi obat batuk dalam dosis sangat tinggi ini menjadi perhatian utama kami,” ujar Bayu, Selasa (16/12).
Bayu menambahkan pelaku mengaku sedang dalam perjalanan mencari pekerjaan ke Gresik, namun tersesat hingga masuk wilayah Bojonegoro. Meski demikian, kepolisian masih mendalami motif pengamukan tersebut, termasuk kondisi kejiwaan pelaku.
Polisi membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk melakukan pemeriksaan psikologis guna memastikan ada atau tidaknya gangguan jiwa. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Bojonegoro dan berada dalam kondisi stabil setelah menjalani perawatan medis. (*)







