KabarBaik.co – Alat steamer (pengering) ompreng di SPPG WK Catering Yayasan Anak Sekolah Indonesia Makmur di Desa/Kecamatan Ngoro, Mojokerto, meledak. Dua pekerja terluka dalam insiden tersebut.
“Peristiwa terjadi saat pekerja sedang melakukan pencucian dan pengeringan ompreng. Tiba-tiba steamer pengering ompreng mengeluarkan bunyi ledakan,” ujar Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi, Selasa (16/12).
Heru mengatakan insiden itu terjadi pada Senin (15/12) sekitar pukul 19.10 WIB. Akibat ledakan tersebut, dua orang pekerja mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Kedua korban masing-masing bernama Mohammad Binta Pranata (20), warga Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, dan Suliadi (47), warga Desa Ngoro, Kecamatan Ngoro.
“Kedua korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, tangan, dan perut,” jelasnya.
Usai kejadian, sekitar pukul 19.25 WIB, kedua korban langsung dilarikan ke RS Mawaddah Medika di Jalan Raya Ngijingan, Kecamatan Ngoro, untuk mendapatkan perawatan medis. Lima menit kemudian, korban ditangani oleh dokter jaga UGD.
“Dari hasil pemeriksaan, kondisi korban dinyatakan luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan,” imbuh Heru.
Selain menimbulkan korban luka, insiden ini juga menyebabkan kerusakan satu unit steamer ompreng.
Pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti ledakan.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut,” pungkasnya. (*)







