Polisi Temukan Motor Suami Siri yang Diduga Bunuh Tri Retno di Jombang

oleh -111 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 14 at 11.59.26 AM
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin

KabarBaik.co – Pengungkapan kasus pembunuhan Tri Retno Jumilah, 60 tahun, warga Desa Mancilan, Mojoagung, Jombang, memasuki babak baru. Polisi menemukan motor milik suami siri korban berinisial P, yang sebelumnya dinyatakan hilang usai peristiwa pembunuhan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan bahwa motor tersebut ditemukan dalam kondisi ditinggalkan oleh P di sebuah lokasi yang tidak dapat dipublikasikan.

“Kendaraan ini salah satu yang hilang dari rumah korban, sudah kita temukan. Motor tersebut ditinggalkan P,” jelas Dimas dalam keterangannya, Jumat (21/11).

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, motor tersebut diduga dititipkan langsung oleh P dan telah berada di lokasi itu sejak hari kejadian. Penemuan kendaraan ini semakin memperkuat dugaan keterlibatan P dalam kasus pembunuhan Tri Retno.

“Dari beberapa petunjuk, mulai dari kondisi rumah tanpa kerusakan pada pintu, hilangnya motor yang kemudian ditemukan ditinggalkan suami korban, serta menghilangnya terduga pelaku, semakin menguatkan dugaan bahwa pelakunya memang suami korban,” tambahnya.

Hingga kini, polisi masih memburu P yang diduga melarikan diri keluar wilayah Jombang. Aparat kepolisian telah menyebarkan poster serta foto terduga pelaku guna mempercepat proses penangkapan.

Sebelumnya, Tri Retno Jumilah ditemukan tewas membusuk di dalam rumahnya pada Kamis (13/11). Jasad korban ditemukan oleh anaknya setelah empat hari tak dapat dihubungi. Kiriman buah yang masih tergantung di pintu rumah membuat keluarga curiga dan memutuskan memeriksa kondisi korban.

Hasil autopsi menunjukkan adanya kekerasan fisik. Polisi menemukan luka memar di bagian dada, pipi, dan wajah yang diduga akibat benturan benda tumpul. Sejumlah tulang korban juga mengalami patah, serta terdapat pendarahan hebat di kepala yang menjadi penyebab kematian.

Saat ini, P masih berstatus terduga pelaku utama dan keberadaannya terus ditelusuri pihak kepolisian. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Teguh Setiawan
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.