Polres Trenggalek Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada 2024, Diwarnai Kerusuhan

oleh -5961 Dilihat
0fe3f9f5 d7a0 45e0 b46d 0f68cba138e6
Sispamkota Polres Trenggalek. (Foto: Herlambang)

KabarBaik.co – Dalam sebuah simulasi pengamanan kota (Sispamkota) besar-besaran, Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek menggelar skenario kerusuhan pasca pemilihan umum pada Kamis (15/8). Latihan yang merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Semeru 2024 ini melibatkan ratusan personel gabungan.

Simulasi menggambarkan situasi di mana massa yang tidak puas dengan hasil Pilkada menyerang kantor penyelenggara pemilu. Polisi merespons dengan langkah bertahap, sebelum akhirnya terpaksa menggunakan kekuatan untuk membubarkan massa.

“Simulasi ini merupakan bagian penting dari persiapan kami menghadapi Pilkada mendatang. Dengan mempraktikkan berbagai skenario, kami memastikan bahwa personel kami siap merespons dengan efektif terhadap segala tantangan yang mungkin muncul,” ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta.

AKBP Indra menyatakan bahwa simulasi ini merupakan bagian dari persiapan matang yang dilakukan oleh jajaran Polres Trenggalek bersama TNI dan stakeholder terkait untuk pengamanan Pilkada 2024 yang akan digelar serentak.

“Kami mempersiapkan semuanya dengan matang, mulai dari situasi yang aman dan damai hingga kondisi kontinjensi, sehingga semua personel, metode, sarana prasarana, dan kerjasama dengan instansi terkait benar-benar siap untuk mendukung kelancaran dan keamanan Pilkada 2024,” jelas AKBP Indra.

Dalam simulasi tersebut, dijelaskan secara rinci peran kepolisian pada setiap tahapan, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan potensi kerawanan. Selain itu, pergerakan pasukan dari satu titik ke titik lain, serta tindakan preemtif, preventif, dan upaya penegakan hukum juga digambarkan dengan jelas, sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

“Dengan demikian, setiap anggota dapat memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya, baik secara individual maupun dalam kelompok,” tambahnya.

Kapolres Trenggalek juga menegaskan pentingnya mematuhi dan melaksanakan apa yang telah disimulasikan, serta menjaga netralitas dan selalu meng-update perkembangan yang dinamis.

“Siapapun yang mencoba mengganggu jalannya Pilkada 2024 akan berhadapan dengan kita semua. Kami telah sepakat untuk menjaga Trenggalek tetap aman,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Operasi Mantap Praja Semeru 2024 akan berlangsung mulai 19 Agustus 2024 hingga seluruh tahapan Pilkada selesai. Operasi ini melibatkan sekitar 585 personel Polri, yang didukung oleh 110 personel gabungan TNI dan stakeholder lainnya, yang tergabung dalam enam Satuan Tugas (Satgas) yaitu, Satgas Preventif, Preemptif, Kamseltibcarlantas, Gakkum, Humas, dan Banops. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Herlambang
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.