KabarBaik.co – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek menggelar sosialisasi tentang bahaya judi daring kepada pelajar di SMAN 2 Trenggalek, SMKN 1 Trenggalek, serta sejumlah tempat lain, termasuk warung kopi. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan dan penyuluhan di kalangan generasi muda terkait dampak negatif dari judi online.
“Hal ini kami lakukan dalam rangka pencegahan judi online dan sosialisasi di lingkungan generasi muda,” ujar Kasatreskrim Polres Trenggalek, AKP Zainul Abidin.
AKP Zainul menjelaskan bahwa judi daring merupakan ancaman serius yang dapat merusak kehidupan remaja, termasuk para siswa SMA dan sederajat. “Kecanduan judi online dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik, masalah sosial, dan bahkan tindakan kriminal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa selain peran sekolah, peran orang tua dan masyarakat sangat penting dalam membentuk karakter anak. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara semua pihak akan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan remaja.
“Kami terus mendukung program-program yang mendidik dan mencegah masalah sosial di kalangan remaja, demi generasi yang lebih baik,” lanjutnya.
Tak hanya sosialisasi lisan, Polres Trenggalek juga memasang flayer di lingkungan sekolah yang berisi peringatan tentang bahaya judi online. “Kami juga memasang flayer di lingkungan sekolah terkait bahaya judi online,” ungkap AKP Zainul.
Selain di sekolah, flayer tersebut juga ditempelkan di lokasi-lokasi keramaian yang rawan terpengaruh aktivitas judi daring. Sosialisasi kepada para siswa berjalan lancar, dengan pesan agar para pelajar menghindari jebakan judi online.
“Sosialisasi kepada para murid tentang bahaya yang mengintai akibat dari bermain judi online dan imbauan untuk menghindari judi online juga dilaksanakan dengan lancar,” tutupnya.(*)