KabarBaik.co, Mataram – Warga Jalan Angklung, Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar kosnya, Minggu malam (24/5) sekitar pukul 22.00 WITA.
Korban diketahui bernama Muhammad Fahmi Al Bakri (50), warga Lingkungan Karang Bedil, Kelurahan Mataram Timur. Penemuan mayat tersebut langsung memicu kepanikan warga sekitar lantaran kondisi korban ditemukan tergeletak tanpa busana dengan darah keluar dari bagian mulut, hidung, dan telinga.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Mataram bersama tim identifikasi langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area sekitar kos.
Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi mengatakan, penanganan awal dilakukan oleh piket fungsi dan SPKT Polsek Mataram usai menerima laporan dari masyarakat. “Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan lokasi,” ujar Amrozi.
Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya, Abdullah, sekitar pukul 21.00 WITA. Keluarga mulai curiga karena korban sudah tidak dapat dihubungi selama tiga hari terakhir.
Saat pintu kamar kos dibuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang di dalam kamar.
“Keluarga panik melihat kondisi korban dan langsung meminta bantuan warga untuk melapor ke pihak kepolisian,” ungkapnya. Dari hasil keterangan sementara, komunikasi terakhir korban dengan keluarganya terjadi pada Kamis malam (21/5). Saat itu korban sempat menyampaikan rencana pulang ke rumah keluarganya di Lingkungan Taman Indah, Kelurahan Pagesangan Timur.
Pemilik kos, I Gede Wijaya, juga mengaku terakhir melihat korban pada 20 Mei 2026 ketika membayar uang sewa kamar. Meski penyebab kematian belum dapat dipastikan, pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit kronis berupa liver atau hepatitis.
Polsek Mataram kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan berkoordinasi bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses visum serta memastikan penyebab pasti kematian korban. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur lain di balik kematian pria tersebut. (*)







