Program Perintis dan Aksi Biru Jadi Andalan Pemkab Lamongan Tingkatkan Akses-Mutu Pendidikan

oleh -298 Dilihat
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan penghargaan kepada pelajar saat Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberikan penghargaan kepada pelajar saat Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026.

KabarBaik.co, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan terus memperkuat komitmen dalam membangun sektor pendidikan melalui berbagai program prioritas. Dua di antaranya adalah Program Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis) serta Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak Sekolah (Aksi Biru).

Langkah ini ditegaskan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar melalui upacara di Alun-Alun Lamongan, Sabtu (2/5).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Ia menekankan bahwa Hardiknas menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali semangat pendidikan nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan nasional dan Asta Cita Presiden RI, pembelajaran mendalam (deep learning) menjadi salah satu prioritas utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah juga menegaskan bahwa kemajuan bangsa berawal dari pendidikan, yang dimulai dari ruang kelas.

Sejumlah kebijakan strategis terus diperkuat, mulai dari peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), penguatan karakter siswa melalui lingkungan belajar yang aman dan inklusif, hingga peningkatan kualitas pembelajaran berbasis numerasi dan STEM. Selain itu, akses pendidikan juga diperluas melalui model sekolah satu atap yang lebih fleksibel.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan, kami mengucapkan selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional. Momentum ini diharapkan semakin memperkokoh komitmen kita dalam memajukan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan sumber daya manusia,” tutur Pak Yes.

Yuhronur menambahkan, Program Perintis secara konsisten menjangkau lebih dari 7.598 penerima manfaat setiap tahun, mulai dari jenjang SD hingga S2. Program ini juga diperkuat melalui inovasi Gardu Getar Desa (Gerakan Terpadu Gerobak Kesetaraan) yang telah menjangkau 2.276 warga belajar melalui Paket A, B, dan C.

Sementara itu, melalui Aksi Biru Lamongan, angka anak tidak sekolah berhasil ditekan signifikan, dari 7.553 anak pada Juni 2025 menjadi 6.439 anak. Capaian ini turut berdampak pada peningkatan indikator pendidikan tahun 2025.

Beberapa indikator tersebut antara lain rata-rata lama sekolah mencapai 8,73 tahun, harapan lama sekolah 14,4 tahun, indeks pendidikan 0,861, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 76,80. Angka tersebut tercatat berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur maupun nasional.

“Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kabupaten Lamongan berlangsung dengan penuh semangat dan kreativitas. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan disambut dengan antusias oleh seluruh elemen masyarakat. Ke depan, berbagai poin penting yang telah disampaikan akan terus kami tindak lanjuti, karena kemajuan bangsa ditentukan oleh kemajuan pendidikan yang dimulai dari ruang kelas,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Hariyanto menyampaikan bahwa Hardiknas 2026 mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Rangkaian kegiatan Hardiknas di Lamongan meliputi upacara dan tasyakuran, pameran pendidikan pada 22–24 Mei 2026 di Lapangan Gajah Mada, Gebyar PAUD pada 30 Juni 2026, serta berbagai lomba pendidikan yang mengacu pada agenda nasional.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.