KabarBaik.co, Jombang – Pembahasan Raperda tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi di Jombang mulai memasuki tahap penyampaian nota penjelasan bupati. Kalangan kontraktor lokal pun menyambut positif langkah tersebut.
Ketua DPC Perkumpulan Pengusaha Kontraktor Nasional (Perkonas) Jombang Muhammad Masrur berharap lahirnya perda nantinya benar-benar mampu mendorong kontraktor lokal lebih berdaya saing dalam pembangunan daerah.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Masrur itu, kontraktor asal Jombang tidak seharusnya hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri. Sebab, dari sisi kemampuan dan pengalaman, banyak perusahaan konstruksi lokal yang dinilai sudah cukup mumpuni.
“Kontraktor lokal memang harus dilibatkan dalam pembangunan daerah, karena secara kompetensi juga sudah mumpuni,” ujarnya, Rabu (13/5).
Ia juga menyoroti pentingnya pemerintah daerah melakukan inventarisasi perusahaan jasa konstruksi maupun pemetaan potensi kontraktor lokal di Jombang. Langkah tersebut dinilai penting agar proses pekerjaan, terutama non tender atau penunjukan langsung (PL), berjalan lebih transparan.
Menurutnya, sistem penunjukan pekerjaan harus mengedepankan kompetensi perusahaan, bukan berdasarkan kedekatan personal.
“Semua ya untuk kebaikan bersama, biar tidak saling curiga, iklim pembangunan juga kondusif,” ungkapnya.
Gus Masrur berharap regulasi yang sedang dibahas itu nantinya mampu menciptakan iklim usaha konstruksi yang sehat, transparan, sekaligus memberi ruang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Jombang. (*)








