KabarBaik.co – Polresta Banyuwangi menggelar tes urine mendadak terhadap ratusan personel di halaman Mapolresta Banyuwangi, Rabu (21/1). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Tes urine tersebut diikuti seluruh anggota Polresta Banyuwangi, mulai dari pejabat utama (PJU), perwira hingga bintara. Pelaksanaannya dilakukan secara acak. Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan bersama jajaran turut memantau langsung jalannya tes, bahkan ikut menjalani pemeriksaan.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh personel bebas dari narkoba. Menurutnya, tes urine tidak hanya bertujuan mendeteksi penggunaan narkoba, tetapi juga sebagai upaya pencegahan serta penegakan disiplin internal.
“Ini adalah komitmen kami untuk menjaga profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” ujar Rofiq.
Ia menambahkan, pihaknya tidak akan mentolerir penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri. Anggota yang terbukti positif akan dikenai sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
“Tidak ada toleransi bagi penyalahgunaan narkoba di institusi ini. Jika ada yang terbukti positif, mereka akan menjalani proses hukum dan disipliner sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Rofiq berharap, melalui tes urine ini kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dapat meningkat. Ia juga menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam perang melawan narkoba.
“Dengan diadakannya tes urine ini, kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian dapat meningkat. Ini juga merupakan salah satu cara menunjukkan komitmen perang melawan narkoba,” pungkasnya.







