Realisasi Investasi NTB Capai Rp 33,73 Triliun, Sudah Lampaui 51 Persen Target Tahunan

oleh -127 Dilihat
IMG 20260806 WA0023
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, Irnadi Kusuma. (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat realisasi investasi sebesar Rp 33,73 triliun hingga Semester I. Nilai tersebut setara 51,26 persen dari target investasi tahunan sekitar Rp 64 triliun yang ditetapkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Capaian tersebut menunjukkan iklim investasi di NTB tetap kondusif di tengah dinamika berbagai sektor usaha, sekaligus menjadi indikator pertumbuhan ekonomi daerah yang masih terjaga.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi NTB, H. Irnadi Kusuma mengatakan, realisasi investasi tahun ini jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Pada Semester I 2025, dengan target investasi yang lebih rendah, capaian realisasi belum mencapai seperempat target. Tahun ini, meskipun target meningkat menjadi sekitar Rp 64 triliun, realisasi hingga Semester I sudah mencapai lebih dari 51 persen. Ini merupakan perkembangan yang sangat positif,” ujar Irnadi saat merilis capaian realisasi investasi NTB Triwulan II dan Semester I di Bale Kita Mataram, Kamis (6/8).

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, target investasi NTB tahun ini meningkat sekitar 6,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan target tersebut sejalan dengan sasaran pertumbuhan ekonomi NTB sebesar 12 persen.

Irnadi menyebut, salah satu faktor yang mendorong peningkatan investasi adalah kontribusi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga Semester I, realisasi investasi UMKM mencapai Rp 496,68 miliar atau naik 22,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 406,19 miliar.

Menurutnya, pengalaman pada akhir 2025 menunjukkan investasi UMKM menjadi faktor penting yang membantu NTB mencapai realisasi investasi hingga 100,2 persen setelah data investasi pelaku UMKM berhasil diinput ke dalam sistem pelaporan.

Karena itu, Pemprov NTB terus memperkuat layanan perizinan, pembinaan, dan pendampingan bagi pelaku UMKM sebagai strategi meningkatkan investasi daerah.
Sementara itu, realisasi investasi non-UMKM pada Triwulan II masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar sekitar Rp 12,14 triliun atau 81,85 persen.

Adapun Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai sekitar Rp 2,7 triliun atau 18,15 persen. Berdasarkan wilayah, Kabupaten Sumbawa Barat masih menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai lebih dari Rp 11 triliun, terutama dari sektor pertambangan. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Dompu, disusul Kabupaten Lombok Tengah melalui pengembangan Kawasan Mandalika, sektor pariwisata, dan pembangunan infrastruktur.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, menegaskan UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu terus diperkuat. “UMKM adalah pahlawan ekonomi yang bekerja di balik layar. Mereka terus berinovasi, berani mencoba, dan mampu bertahan meskipun dengan berbagai keterbatasan. Inilah kekuatan yang harus terus kita dukung bersama,” katanya.

Ia mengatakan, Dekranasda bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terus memperkuat pembinaan, pelatihan, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku UMKM. Salah satunya melalui program kurasi produk di Gerai Bale Kita sebagai etalase produk unggulan NTB yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Pemprov NTB menargetkan realisasi investasi UMKM mampu menembus Rp 1 triliun hingga akhir tahun melalui berbagai program pendampingan, digitalisasi usaha, kemudahan perizinan, serta perluasan akses pembiayaan. Pemerintah optimistis target investasi tahunan dapat tercapai melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, lembaga keuangan, dan media, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.