Gubernur Iqbal Jamin Iklim Investasi Ramah, Hilirisasi Udang Jadi Prioritas Ekonomi NTB

oleh -276 Dilihat
IMG 20260619 WA0037
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memberikan sambutan dalam kegiatan Ramah Tamah dan Diskusi Hilirisasi Industri Tambak Udang yang digelar bersama SCI, Jumat (19/6). (Foto: Arief Rahman) 

KabarBaik.co, Mataram – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat komitmennya dalam mendorong hilirisasi industri tambak udang sebagai salah satu sektor unggulan yang diharapkan mampu meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, dan mendongkrak nilai tambah ekonomi daerah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Ramah Tamah dan Diskusi Hilirisasi Industri Tambak Udang yang digelar bersama Shrimp Club Indonesia (SCI) Wilayah Lombok dan para pelaku usaha di Hotel Aston Inn Mataram, Jumat (19/6).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pemerintah daerah siap menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kepastian bagi investor yang menanamkan modalnya di NTB.

“Jangan ragukan komitmen kami untuk mendorong industri perikanan di daerah ini karena kami ingin menjadi provinsi yang investor friendly. Kami ingin investor memperoleh keuntungan, masyarakat merasakan manfaat ekonomi, dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Iqbal.

Menurutnya, keberhasilan industri tambak udang tidak hanya diukur dari besarnya investasi dan produksi, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, pengembangan sektor tersebut harus berjalan seiring dengan prinsip keberlanjutan.

“Kita tidak ingin mendapatkan keuntungan hari ini tetapi kehilangan masa depan karena lingkungan rusak. Yang kita bangun adalah industri yang bisa bertahan lama dan berdampingan dengan sektor pariwisata,” tegasnya.

Iqbal juga memastikan pemerintah provinsi akan menjaga stabilitas kebijakan dan menghindari regulasi yang berpotensi menghambat investasi. “Saya bisa memberikan jaminan bahwa empat tahun ke depan tidak akan ada regulasi tingkat provinsi yang tidak ramah terhadap investor,” katanya.

Selain menciptakan iklim investasi yang sehat, Pemprov NTB juga mendorong penguatan hilirisasi agar hasil produksi perikanan tidak hanya dipanen di NTB, tetapi juga diproses dan diekspor dari daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperbesar kontribusi sektor perikanan terhadap pendapatan daerah.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Muslim, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung investasi, termasuk penyusunan regulasi, studi kelayakan (Feasibility Study/FS), dan Detail Engineering Design (DED) untuk pengembangan kawasan hilirisasi udang.

“Ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden terkait hilirisasi sebagai agenda strategis nasional. Kami juga telah menyiapkan dukungan lahan, termasuk potensi kawasan sekitar Bandara Internasional Lombok untuk pengembangan industri,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berencana membentuk tim terpadu guna mempercepat proses perizinan investasi sehingga memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan industri perikanan di NTB.

Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, Andi Tamsil, menilai hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan manfaat ekonomi sektor udang bagi daerah. Selama ini, menurutnya, potensi nilai tambah dari industri tersebut belum sepenuhnya dinikmati oleh daerah penghasil.

“Hilirisasi akan membuat manfaat ekonomi lebih banyak berputar di daerah. Karena itu diperlukan kepastian regulasi, keamanan berusaha, dan peningkatan kualitas produksi agar produk udang Indonesia mampu bersaing di pasar global,” katanya.

Sementara itu, Ketua SCI Wilayah Lombok, Suryadi Adinata, menyebut industri tambak udang masih menghadapi berbagai tantangan mulai dari regulasi, risiko produksi, hingga persaingan pasar internasional. Karena itu, dukungan pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dinilai menjadi faktor penting bagi pertumbuhan sektor tersebut.

Forum ini menghasilkan kesamaan pandangan bahwa hilirisasi industri tambak udang merupakan langkah strategis untuk memperkuat ekonomi NTB melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan industri berbasis ekspor, dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.